indonesia | Rizkooblogsite - Welcome! Travel Culinary Tips And Reference

Rizkooblogsite - Welcome!: indonesia

indonesia

Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

Thursday, December 15, 2022

Wisata Seru ke Dunia Fantasi Ancol - Part 1


Wisata Seru ke Dunia Fantasi Ancol

Monumen dufan di pintu masuk. Credit: Source

Dunia fantasi atau biasa disebut dengan dufan yang terletak di jakarta utara merupakan tempat wisata yang mengambil sekitar 9,5 hektar dari kawasan taman impian jaya ancol,

Dufan terkenal dengan maskotnya yang apabila diperhatikan maskot dufan adalah kepala seekor kera yang konon hidup dikawasan taman impian jaya ancol dan untuk mengenang kera kera yang pernah tinggal disana maka dibuatlah maskot tersebut, dan jenis kera yang ada dimaskot dufan merupakan jenis bekantan yaitu suatu jenis kera yang sudah langka dan harus dilindungi.

Sebaiknya pengunjung datang lebih pagi ke arena dufan untuk mencoba banyak wahana yang tersedia di dufan, dan waktu yang paling tepat untuk mengunjungi dufan adalah waktu liburan anak sekolah karena biasanya wahana yang terdapat di dufan akan terbuka untuk umum semua, lain halnya bila bukan liburan sekolah terkadang ada wahana yang ditutup, sebaiknya memilih hari biasa senin sampai dengan jumat karena bila sabtu ataupun minggu akan ramai sekali, untuk mencoba satu wahana saja bisa mengantri lebih dari satu jam.

Wahana Kicir Kicir. Credit: Source

Di dufan pengunjung juga dapat berfoto dengan maskot dufan dan badut badut lainnya yang menarik dan lucu. Di dufan ini terdapat beberapa bagian bagian kawasan jadi di masing masing kawasan akan ada wahana atau permainan yang mewakili kawasan atau negara tersebut, kawasannya antara lain ada kawasan eropa, kawasan fantasi hikayat, kawasan fantasi yunani, kawasan amerika, kawasan istana, kawasan asia dan pengunjung tinggal memilih kawasan mana yang akan dikunjungi terlebih dahulu.

Begitu memasuki arena dufan pengunjung dapat melihat suatu permainan yang tidak terlalu memicu adrenalin bahkan bisa dibilang agak santai yang disenangi anak anak yaitu komidi putar, permainan ini juga dapat ditemui di kampung kampung namun di dufan komidi putar ini termasuk modern dan lebih terjamin keselamatannya, serta dekorasinya yang indah dengan cahaya lampu yang cantik.

Wahana Halilintar. Credit: Source

Halilintar yang termasuk dalam kawasan fantasi yunani mempunyai daya tarik tersendiri bagi pengunjung, permainan ini dapat memicu adrenalin cukup untuk membuat jantung pengunjung berdetak lebih kencang, satu rangkaian kereta yang berisikan lebih dari dua puluh orang dibawa pelan pelan menuju rel permainan baru sekian menit melaju makin lama makin kencang mengikuti rel yang berbentuk lingkaran.

Kemudian permainan kora kora sepintas pengunjung tidak begitu antusias melihatnya karena telihat perahu besar dimana beberapa pengunjung duduk dalam beberapa baris kemudian beberapa pengunjung lainnya dibaris depannya berhadapan, lalu perahu tersebut berayun pertama tama pelan pelan lalu lama lama bertambah kecepatannya, dan puncak klimaksnya ketika mencapai puncak ketinggian kemudian berayun turun hal ini membuat jantung naik turun dan bisa bisa kaki pengunjung dibuat gemetaran, permainan kora kora ini sendiri termasuk dalam kawasan asia.

Suasana didalam wahana Istana Boneka. Credit: Source

Istana boneka merupakan suatu tempat rekreasi untuk segala umur, dimana pengunjung akan naik perahu untuk menyusuri aliran air dan disisi kanan dan kiri terdapat robot boneka atau animatronik dengan diiringi musik dan lagu lagu, selain boneka juga ada banyak binatang binatang lainnya dan perlengkapan untuk dekorasinya cukup menghibur dalam suasana santai tidak ada ketegangan di tempat ini.

Dufan selalu menyediakan permainan yang interaktif dan inovatif tidak ketinggalan juga dufan akhir akhir ini memiliki wahana yang tergolong masih baru yang disebut juga kalila adventure, wahana ini merupakan suatu bentuk pementasan animatronik, wahana ini termasuk animatronik yang terlengkap didunia dengan menggambarkan empat unsur teknologi diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, wahana ini menampilkan karakter binatang binatang di indonesia termasuk ikon ataupun maskot dari dufan.

Wahana Tornado yang memicu adrenalin. Credit: Source

Suatu permainan yang sangat memicu adrenalin yaitu tornado merupakan suatu wahana permainan yang mencengangkan diharapkan bagi yang mempunyai penyakit jantung tidak mengikuti wahana ini, tornado termasuk dalam kawasan indonesia, dimana berpuluh puluh pengunjung duduk satu barisan kemudian diputar putar atau dijungkir balikkan seperti sedang membalikkan sate, disuatu sesi ada suatu alat untuk menyiramkan air ke pengunjung untuk menjaga pengunjung tetap segar dan sadar, permainan yang hanya beberapa menit ini dapat membuat pengunjung pusing, mual bahkan ada beberapa yang muntah.

Didufan apabila pengunjung ingin menonton dapat menjadi menonton film 4D, suasananya lebih hidup dan menyenangkan dimana pengunjung dapat merasakan hujan gerimis, angin mendesir dan kursi bergoyang goyang mengikuti alur cerita difilm tersebut, namun biasanya mengantri lumayan lama dengan durasi yang singkat kebanyakkan pengunjung belum puas tetapi tontonannya sudah selesai.

Dipanggung maksima juga dapat menjadi pilihan pengunjung dimana banyak pertunjukkan yang ditampilkan oleh beberapa musisi, diiringi koreografer yang indah, serta dapat juga menampilkan drama drama yang dapat menjadi tontonan yang menarik, selain wahana wahana di dufan.

Suasana di sekitar Dufan. Credit: Source

Puas bermain pengunjung juga dapat menikmati makanan sesuai pilihannya masing masing, tersedia banyak penjual makanan diantaranya burger, fried chicken, bakso dan mie, masakkan indonesia dan ada juga masakkan jepang dan tidak lupa juga ditempat wisata dufan ini juga tersedia toko souvenir.

Pengunjung diharapkan membawa baju ganti karena ada beberapa wahana yang dapat membuat pengunjung basah kuyup, didufan pengunjung dapat dengan puas mencoba wahana wahana yang tersedia tergantung dari kondisi fisik masing masing pengunjung. Karena luas dan banyaknya wahana yang tersedia, tidak cukup sehari untuk mencoba semua wahana.

Tuesday, December 13, 2022

Titik Selam Kelas Dunia Pulau Derawan


Pulau Derawan dapat dicapai dengan melalui bandara yang ada di Kota Tanjung Redeb dan juga Tarakan, Kalimantan Timur. Bandara yang ada di Kota Tarakan melayani rute langsung dari Jakarta. Bandara ini juga melayani rute dari Surabaya yang transit terlebih dahulu di Balikpapan. Setidaknya ada 3 maskapai penerbangan berbeda yang dilayani oleh bandara di Tarakan dengan total mencapai 14 penerbangan setiap hari dari Jakarta dan Surabaya.

Pesisir pantai Pulau Derawan
Pesisir pantai Pulau Derawan. Credit: Source

Pulau Derawan adalah salah satu pulau yang berada di semenanjung utara perairan Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Daya tarik utama dari Kepulauan Derawan adalah objek wisata bahari berupa taman bawah laut yang sangat indah. Begitu indahnya hingga UNESCO sempat memasukkannya menjadi salah satu kandidat situs warisan dunia pada tahun 2005.

Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke ibukota Kabupaten Derau, Tanjung Redeb menuju ke Tanjung Batu menggunakan jalur darat. Setelah tiba di Pelabuhan Tanjung Batu, kamu harus menyebrang ke Pulau Derawan menggunakan speed boat . Speed boat dengan kapasitas penumpang berjumlah 5 orang ini bisa disewa dengan harga Rp 300.000 untuk satu kali jalan. Hanya dibutuhkan waktu sekitar setengah jam untuk mencapai Pulau Derawan dari Pelabuhan Tanjung Batu menggunakan speed boat.

Sebenarnya bila kamu berangkat dari Tarakan, maka ada kapal cepat yang bisa mengantarkan langsung ke Pulau Derawan. Hanya saja cuma ada satu operator kapal cepat yang melayani rute Tarakan – Derawan. Jadwal keberangkatan kapal cepat ini hanya ada pada hari Jum’at. Jadi bila kamu ingin naik kapal cepat langsung dari Tarakan, sebaiknya diatur jadwalnya agar bisa berangkat pada hari yang sama dengan jadwal kapal cepat.

Dermaga di Pulau Derawan. Credit: Source

Belum lama lalu tepatnya pada bulan Juli tahun ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu telah menetapkan pulau Derawan sebagai desa wisata. Ini dilakukan untuk mendukung wisata bahari bagi penduduk di kawasan pulau tersebut. Dengan dijadikannya pulau Derawan sebagai desa wisata, diharapkan kesadaran masyarakat setempat menjadi lebih tinggi dari sebelumnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Pelestarian pulau Derawan sangat penting, karena keindahan ekosistem lautnya menjadikan pulau ini salah satu titik menyelam favorit yang ada di Indonesia. Pulau Derawan adalah salah satu dari 15 tempat di Indonesia yang dikembangan dengan pola destination management organization (DMO) terutama sebagai kluster wisata bahari. Selain dari kluster wisata bahari, DMO lain juga dikembangkan sebagai kluster warisan budaya, kluster ekowisata, dan kluster taman alam. Pulau derawan adalah 1 dari 2 kluster bahari yang ada di Indonesia. Satu kluster bahari lainnya, yaitu pulau Raja Ampat yang ada di Papua Barat.

Sebuah kapal terdampar di sisi kanan dermaga Pulau Derawan
Sebuah kapal terdampar di sisi kanan dermaga Pulau Derawan. Credit: Source

Pemerintah Kabupaten Berau sendiri dimana Pulau Derawan merupakan wilayah yang masuk dalam ranah administrasinya, sedang berusaha memperjuangkan Sail Derawan 2013. Jika ini berhasil, diharapkan Pulau Derawan akan semakin dikenal hingga ke luar negeri sama seperti Pulau Raja Ampat yang merupakan salah satu dari 10 lokasi favorit di dunia untuk kegiatan menyelam.

Pulau Derawan mempunyai 2 lokasi resorts, yaitu Bumi Manimbora Interbuana Resort dan Kiani Resort. Kedua resorts ini letaknya saling bersebelahan. Selain resorts, penduduk setempat juga menyediakan rumah mereka sebagai homestay dengan biaya Rp 300.000 per malam. Tentu saja biaya homestay ini akan jauh lebih murah ketimbang bila menginap di resorts.

Aktifitas yang bisa dilakukan setelah tiba di Pulau Derawan salah satunya adalah snorkeling. Disini sudah ada pengelola yang menyewakan peralatan snorkeling dengan biaya Rp 35.000 atau Rp 50.000 jika ingin ditambah dengan sirip renang. Untuk aktifitas menyelam menggunakan peralatan seperti tabung selam, dibutuhkan biaya yang lebih besar sekitar Rp 350.000. Setidaknya ada 28 titik selam yang ada disekitar Pulau Derawan. Untuk menjelajah keseluruhan titik selam ini, mungkin dibutuhkan waktu sekitar 10 hari. Jika kamu hobi memancing, jangan lupa untuk membawa peralatan memancing. Karena Pulau Derawan adalah lokasi yang banyak dihuni oleh ikan.

Suasana bawah laut di sekitaran Pulau Derawan
Suasana bawah laut di sekitaran Pulau Derawan. Credit: Source

Jumlah spesies karang penghuni Kepulauan Derawan berjumlah sekitar 460 hingga 470 jenis spesies yang berbeda. Jumlah ini membuat Kepulauan Derawan menjadi daerah dengan kekayaan biodiversitas terumbu karang kedua tebanyak setelah Kepulauan Raja Ampat yang ada di Papua Barat. Survei yang pernah dilakukan pada tahun 2003 mencatat, bahwa terdapat 832 spesies ikan karang yang tinggal disekitar terumbu karang Kepulauan Derawan dengan total spesies ikan mencapai 1051 jenis.

Jenis ikan yang dominan disini adalah dari jenis ikan skorpion, Damselfishes, Gobes, dan Wrasses. Spesies hewan laut lain yang merupakan penghuni dari pulau Derawan penyu sisik dan penyu hijau.

Aneka ragam biota laut di Pulau Derawan
Aneka ragam biota laut di Pulau Derawan. Credit: Source

Mata pencaharian utama dari penduduk Pulau Derawan adalah sebagai nelayan. Sebagian besar jenis ikan yang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat adalah ikan karang dan pelagis. Selain dijual di sekitar Pulau Derawan, hasil laut dari nelayan setempat juga dipasarkan ke daerah terdekat seperti di Pulau Maratua dan Tanjung Redeb. Beberapa hasil laut ini juga dipasarkan hingga mencapai Surabaya.

Keindahan Pesona Pulau Umang


Seperti yang telah sama-sama kita ketahui, terdapat berbagai tempat-tempat wisata berupa pulau yang indah dan eksotik di Provisi Banten yang memiliki luas mencapai kurang lebih 9.160,70 kilometer persegi tersebut. Dimana diantara pulau-pulau tersebut, banyak tersebar dan dapat kita jumpai disekitar kabupaten Pandeglang yang memiliki luas mencapai 2.747 kilometer persegi dan mengarah langsung ke Samudra Indonesia. Nah, salah satu dari pulau eksotik dan menawarkan berbagai kecerian berwisata yang terdapat di provinsi Banten yakni, Pulau Umang yang terletak di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Pulau Umang dari kejauhan
Pulau Umang dari kejauhan. Credit: Source

Mungkin tidak banyak dari kita yang mengenal atau pernah melihat langsung binatang khas pesisir pantai yang bernama Umang? Menurut cerita dari beberapa penduduk disekitar Pandeglang, pulau tersebut dinamakan Pulau Umang karena, pada awalnya lokasi tersebut memang merupakan tempat habitat dari binatang yang memiliki cangkang seperti kepiting ini. Nah, hingga saat ini kita tetap masih dapat melihat langsung binatang khas yang terdapat di Pulau Umang tersebut.

Berbagai fasilitas wisata yang terdapat dipulau eksotik ini begitu bersahabat dengan alam, pasalnya pulau yang dkelola oleh pihak swasta tersebut mengusung konsep Green Land guna menjaga kelestarian pesona lama yang terdapat disekitar Pulau Umang. Sejumlah kegiatan yang bertema kepedulian terhadap lingkungan juga sering diselenggarakan di tempat wisata ini, seperti kegiatan penanaman pohon-pohon dan sering kali dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintahan. Maka jangan terkejut bila kamu menyaksikan suasana yang begitu hijau dan begitu asri ketika berkunjung ke Pulau Umang.

Resort di Pulau Umang
Resort di Pulau Umang. Credit: Source

Keindahan pemandangan alam yang begitu mempesona dapat kita nikmati dipulau yang hanya memiliki luas sekitar 5 hektar tersebut. Pemandangan yang ditawarkan disekitar pantai di Pulau Umang akan menawarkan berbagai keindahan dan kecerian. Hamparan butiran pasir yang berwarna putih bersih serta air yang begitu jernih menjadikan pulau ini banyak sekali dikunjungi oleh wisatawan yang ingin berlibur bersama keluarga.

Bermain dipinggir pantai sepertinya akan menjadi sebuah kegiatan yang mengasikkan untuk dilakukan dipulau yang memiliki air yang begitu jernih tersebut, apalagi menikmati sejuknya air dengan cara berenang dilaut sekitar pantai di Pulau Umang. Disamping itu bagi wisatawan yang ingin menikmati dan merasakan sensasi olahraga air, kamu juga dapat menemukan beberapa fasilitas bermain air seperti jet ski, banana boat, dan snorkeling dipulau tersebut. Kita juga dapat berkeliling menggunakan sebuah perahu dan menikmati sajian alam yang ditawarkan di Pulau Umang. Wah, sebuah kegiatan yang pastinya dapat memberikan sejuta keceriaan ya?

Matahari terbit di pinggir pantai Pulau Umang
Matahari terbit di pinggir pantai Pulau Umang. Credit: Source

Selain itu terdapat sebuah pulau kecil disekitar loksi Pulau Umang yang dapat digunakan untuk melakukan kegiatan olahraga air Diving dan Snorkling. Dengan menggunakan perahu melalui Pulau Umang, dan menempuh perjalanan hanya sekitar 10 menit saja, kita dapat menuju lokasi yang menawarkan indahnya pesona pemandangan bawah laut bernama Pulau Oar. Pemandangan bawah laut dipulau yang banyak ditumbuhi oleh pepohonan bakau tersebut, sungguh begitu memukau. Pasalnya lokasi ini kita dapat menyaksikan berbagai jenis terumbu karang serta ikan-ikan kecil yang berwarna-warni.

Disisi lain, air laut yang begitu jernih menciptakan pemandangan bawah laut tersebut, terlihat semakin menawan. Maka tidak salah bila pesona yang dimiliki oleh Pulau Oar tersebut menjadi salah satu daya tarik yang dimiliki oleh Pulau Umang, sehingga mampu mengundang banyak wisatawan yang datang dari berbagai Negara.

Pesona lain yang tidak kalah indahnya dan dapat kita temukan serta nikmati di Pulau Umang adalah, bersantai dipinggir pantai sembari menikmati indahnya pemandangan matahari terbit ataupun matahari tenggelam. Panorama alam yang satu ini dapat menciptakan suasana yang begitu hangat dan romantis, oleh sebab itu, sering kali tempat wisata Pulau Umang dijadikan sebagai lokasi untuk berbulan madu bagi pasangan yang baru saja melangsungkan pernikahan. Nah, bagi kamu yang bingung mencari lokasi untuk berbulan madu, sepertinya Pulau Umang dapat menjadi salah satu tujuan tepat dan dapat direkomandasikan.

Matahari terbenam di pinggir pantai Pulau Umang
Matahari terbenam di pinggir pantai Pulau Umang. Credit: Source

Berbagai sarana dan prasarana wisata dipulau ini juga begitu lengkap, terdapat beberapa Resort dan Villa dengan desain tradisional yang unik dengan sentuhan khas masyarakat suku Banten, yang semakin menambah keindahan pulau tersebut. Terdapat pula beberapa fasilitas-fasilitas pendukung lainnya dan akan memanjakan para wisatawan yang berkunjung kepulau ini. Diantaranya yaitu, Kolam Renang, fasilitas Spa, serta areal pemancingan bernama Fishing Platform. Disekitar areal Pulau Umang juga tersedia sebuah areal Outbond, yang dibangun di puncak bukit Lengon. Beraneka jenis permainan alam dapat kita temukan diareal tersebut, yaitu Jump Fox, Elvis, dan Flying Fox.

Selain itu bagi kamu yang ingin membeli oleh-oleh, dipulau ini juga disediakan berbagai lokasi yang menjajakan beraneka jenis pernak-pernik khas lokasi wisata Pulau Umang, untuk kita jadikan sebagai buang tangan yang akan dibawa pulang. Nah, sangat lengkap bukan fasilitas yang ditawarkan di pulau eksotik ini?

Salah satu Resort di Pulau Umang
Salah satu Resort di Pulau Umang. Credit: Source

Untuk sampai dipulau eksotik yang berada di Kecamatan Sumur tersebut, kita dapat menempuh perjalanan dari kota Jakarta menuju Pandeglang dan membutuhkan waktu sekitar 5 jam lebih dengan menggunakan jalur ruas tol Jakarta-Merak. Setibanya di kecamatan tersebut kita harus melanjutkan perjalanan menuju Pulau Umang dengan menggunakan jasa penyebrangan melalui dermaga yang terdapat di Kecamatan Sumur. Bagi kamu yang membawa kendaraan pribadi tidak perlu khawatir, pasalnya di Pulau Umang juga disediakan sebuah areal parkir untuk kendaraan kamu tersebut.

Monday, December 12, 2022

Mencicipi Hasil Olahan Buah Unik Dari Dataran Tinggi Dieng


Carica. Apakah ini pertama kalinya kamu mendengar kata ini? Kalau iya, kamu tidak sendirian. Dan kalau kamu sebelumnya pernah mendengar kata carica, kemungkinan besar kamu pernah berkunjung ke dataran tinggi Dieng, atau bahkan tinggal disekitar tempat itu. Ayo kita berkenalan lebih dekat dengan carica. Sebenarnya, carica adalah sejenis buah yang berkerabat dekat dengan pepaya karena berasal dari keluarga Carica papaya. Maka tidaklah mengherankan kalau buah ini bentuknya mirip dengan pepaya.

Orang yang tinggal di sana sering menamai buah ini dengan Gandul Dieng karena salah satu kelebihan buah ini ‘hanya’ dapat tumbuh di sekitar dataran tinggi Dieng. Karena itulah hanya orang-orang yang pernah berhubungan dengan daerah ini saja yang pernah mencicip hasil olah buah carica.

Buah Carica
Buah Carica. Credit: Source

Kalau dilihat dari bentuk fisik, carica mirip dengan pepaya. Ukurannya kecil dengan panjang 7 – 15 cm dan diameter antara 3 – 8 cm. Daun buah ini agak sedikit tebal dan bila telah masak, warna kulit buahnya berwarna kekuningan dengan aroma wangi yang sangat khas. Buah ini juga hanya bisa tumbuh ditempat yang tinggi, curah hujan tinggi serta bersuhu dingin.

Kalau dirasakan, buah ini agak masam dan bertekstur kenyal. Kamu hanya tinggal membelah carica dan menyantap biji berwarna putih kalau penasaran ingin tahu bagaimana rasa buah mungil ini. Sedangkan untuk buahnya sangat cocok dan lezat kalau diolah menjadi manisan.

Buah Carica tergantung di pohon
Buah Carica tergantung di pohon. Credit: Source

Karena potensi hasil alam inilah kenapa sekarang penduduk yang tinggal di kawasan dataran tinggi Dieng tengah gencar menanam pohon carica untuk mengurangi masalah tanah yang makin kritis karena penggunaan lahan untuk budidaya kentang yang tidak seimbang.

Agrowisata carica yang ada di dataran tinggi Dieng difokuskan di Desa Karang Tengah Kecamatan Batur Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Ditempat ini diperkirakan ada sekitar 30 ribu pohon carica yang ditanam secara menyebar di berbagai lahan yang ditanami kentang. Selain itu, kawasan di sekitar Telaga Merdada juga dijadikan sebagai lahan untuk menanam buah carica karena bertujuan untuk mengurangi resiko erosi dari lahan yang mulai kritis karena telah digunakan untuk menanam kentang.

Perkebunan Carica
Perkebunan Carica. Credit: Source

Dengan langkah seperti ini, diharapkan konservasi lahan yang ada di dataran tinggi Dieng dapat dihijaukan kembali sehingga kualitas tanahnya tidak semakin rusak. Akar pohon carica yang ditanam dipercaya dapat menyerap kandungan pupuk yang sudah larut di air Telaga Merdada.

Ini berarti, tanah yang ada disekitar telaga dapat digunakan sebagai penyaring dari kelebihan unsur-unsur hara yang telah larut dalam air. Pohon dan akar buah carica ini selanjutnya difungsikan sebagai pendaur ulang pupuk kimia yang ada dalam tanah sehingga bisa menumbuhkan pohon carica tanpa memerlukan pemupukan lagi saat ditanam.

Sebagai tanaman yang dijadikan alternatif untuk mengurangi resiko kerusakan lahan, maka kini sebagian besar masyarakat mulai gencar menanam buah carica. Dengan melakukan penanaman, pengolahan, produksi dan pemasaran olahan buah carica, kehidupan ekonomi masyarakat yang ada di sekitar dataran tinggi Dieng pun makin terbantu.

Jadi, kamu jangan heran saat berkunjung ke lokasi agrowisata carica karena disana banyak sekali penduduk yang menanam buah disekitar rumah serta di pematang sawah. Nah, saat kamu mampir ke kawasan dataran tinggi Dieng, kamu dapat dengan mudah menemukan dan mencicipi buah carica. Lain lagi dengan Desa Sumberejo yang baru memulai menanam carica sebagai tanaman alternatif.

Buah Carica yang baru dipetik
Buah Carica yang baru dipetik. Credit: Source

Disana, baru sekitar 3 ribu tanaman yang sudah ditanam, yang sekaligus dijadikan sebagai tanaman selingan selain dari kentang. Kalau kamu amati dan mau berhitung, tiap pohon carica konon bisa menghasilkan buah hingga 50 biji. Buah yang masih mentah berwarna hijau dan bergerombol seperti halnya buah pepaya.

Nah, kalau kamu sedang berada disana, cobalah untuk mencari tahu jenis olahan yang dapat dijadikan oleh-oleh. Sedangkan kalau kamu ingin mencicipi buahnya, biasanya carica dapat mudah dijumpai di pasar tradisional dan pinggir jalan disekitar Dieng – Wonosobo –Banjarnegara. Harganya tergantung musim.

Dan musim panen buah carica adalah bulan Juni – Juli. Jadi, pada bulan itu, kamu akan dengan mudah mendapatkan buah carica. Produk umum dari carica adalah selai, sirup, dan manisan. Kalau dari petani, harga buahnya hanya Rp2.000* per kg. Namun, harganya dapat melonjak saat musim panen telah lewat. Sedangkan olahan manisan dari buah carica dipatok dengan harga Rp10.000* – 13.000* tiap botol. Sedangkan sirup carica dijual dengan harga Rp15.000* per botol.

Proses pengolahan manisan Carica
Proses pengolahan manisan Carica. Credit: Source

Olahan buah carica ini sangat cocok dikonsumsi saat hari sedang panas dan terik. Kandungan vitaminnya juga tinggi karena terdapat vitamin B kompleks, vitamin C dan vitamin E yang sangat baik untuk antioksidan. Rasanya sangat segar dan nikmat. Apalagi kalau digunakan sebagai olesan roti. Kamu harus mencobanya saat berkunjung ke kawasan dataran tinggi Dieng.

Jadi, selain berwisata, kamu juga dapat berkenalan dengan buah baru, beserta olahannya yang dapat dijadikan oleh-oleh saat kamu berkunjung ke Dieng. Untuk daya tahan produk carica, kamu jangan khawatir karena manisan dan olahan buah carica dapat bertahan tanpa bahan pengawet sampai 1 tahun.

Kalau kamu sedang mencari-cari produk manisan, kamu bisa mendapatkannya dalam bentuk kemasan botol, cup atau mangkok, dan kemasan gelas. Nah, kalau kamu tertarik untuk mencicipi olahan buah carica, kamu tidak akan keliru lagi saat mencarinya di kios-kios yang banyak berjejer di sekitar kawasan dataran tinggi Dieng, Wonosobo, dan Banjarnegara. Selamat berlibur.

Keterangan * : Harga dapat berubah sewaktu-waktu.

Friday, December 9, 2022

Keindahan Pantai Sanur Bali


Daya tarik utama Bali terletak pada keindahan dan panorama pantainya. Di Pulau Dewata Bali terdapat banyak pantai yang memiliki keunikan dan ciri khasnya tersendiri. Dengan begitu banyaknya kawasan pantai yang bisa dikunjungi untuk tujuan kewisataan membuat Pulau Bali menjadi salah satu tujuan wisata di Asia.

Matahari terbit di Pantai Sanur Bali. Credit: Source

Pantai Sanur merupakan salah satu pantai yang sering dijadikan sebagai destinasi wisata utama para wisatawan asing maupun domestik. Lokasi pantainya yang berdekatan dengan pusat kota Denpasar dan juga Bandara Internasional Ngurah Rai membuat Sanur sangat mudah dijangkau dan karenanya menjadi lokasi favorit wsiatawan. Makanya tak heran kalau Sanur selalu tampak ramai oleh beragam aktifitas penduduk lokal dan kalangan wisatawan sendiri. Seolah Sanur menjadi pusat orbitnya segala macam aktifitas wisata di Bali, selain Pantai Kuta dan lainnya.

Keramaian dan hiruk pikuk di Sanur seolah tak berbatas pada tanggal merah di kalender alias hari libur karena setiap haripun pantai indah nan eksotis ini selalu dipadati oleh kalangan wisatawan asing maupun domestik. Terlebih di hari-hari libur, yang seolah telah menjadi rumusan baku bahwa orang yang berkunjung ke Sanur akan bertambah beberapa kali lipat dari hari-hari biasanya. Pun disaat bulan purnama datang maka kondisi Sanur akan semakin ramai dengan banyak wisatawan yang hendak menyaksikan keindahan bulan separo atau bahkan full moon sehingga keadaan sekitar tampak seperti siang.

Credit: Source

Daya tarik Sanur terdapat pada bagian pantainya yang menyerupai setengah lingkaran seperti bulan yang hanya memunculkan tubuhnya setengah. Bagian tersebut berada di sebelah utara pantai ini. Sedangkan dibagian selatan Sanur, bisa dikatakan kedalaman air lautnya cukup dangkal sehingga ketika airnya surut memungkinkan pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai keindahan batu karang bawah lautnya. Pun dibagian tenggara Pantai Sanur akan terlihat gugusan Nusa Penida yang sangat indah dan sangat cocok untuk dijadikan objek wisata ketika berbulan madu (honey moon).

Keindahan Sanur yang paripurna bisa dikatakan bisa benar-benar dinikmati oleh para pengunjung ketika sore menjelang karena biasanya air lautnya surut dan hanya menyisakan riak-riak gelombang yang tak terlalu besar sehingga keindahan bawah lautnya bisa dinikmati walaupun pengunjung tidak menceburkan diri kedalamnya secara langsung. Pun dengan adanya gugusan pulau Serangan dan bukit bebatuan yang posisinya menjorok ke laut akan terlihat dengan sangat jelas dan bisa dipotret.

Pantai Sanur dan kawasan yang ada di sekitarnya seolah sengaja diciptakan sang Dewata untuk dinikmati oleh manusia. Keindahan di Pantai Sanur bak keindahan surgawi yang menyata di dunia. Pesona pantai, keindahan alam bawah lautnya, maupun aktifitas keseharian penduduk sekitarnya seolah menjadi bagian integral yang tak terpisahkan satu dengan yang lainnya, yang membentuk panorama keindahan Sanur sesungguhnya.

Credit: Source

Para nelayan di Sanur akan tampak sibuk dikala pagi hari dengan mendorong jukung-jukung mereka ke tengah laut. Pun dengan para wisatawan yang sudah mulai berdatangan sekadar untuk jalan-jalan di tepi pantai, berenang, atau berjemur. Sebagai pelengkap keindahan Sanur ialah reklamasi pantai sehingga para pengunjung bisa dengan leluasa melakukan aktifitas kewisataannya di pantai yang sudah diperluas tersebut. Reklamasi ini dilakukan mengingat Sanur memang terkena abrasi pantai.

Untuk para pejalan kaki atau mereka yang hendak melakukan jogging, disepanjang Pantai Sanur ini telah dibangun trotoar. Para pejalan kaki maupun mereka yang melakukan jogging di pagi hari bisa sekalian mendapatkan aneka barang yang dijual di pinggiran trotoar tersebut. Berbagai cinderamata khas Pulau Dewata bisa Anda dapatkan dengan harga yang cukup terjangkau. Pun kalau Anda lapar atau haus bisa mampir dulu sejenak di kafe atau warung makan dan minum yang berjejer di sepanjang trotoar.

Credit: Source

Sedangkan untuk menunjang berbagai aktifitas kewisataannya, di Pantai Sanur telah tersedia fasilitas secara lengkap seperti akomodasi yang merupakan hotel dengan berbagai levelnya sampai yang tertinggi bertaraf internasional, kafe, restoran, pub, bar, dan lainnya. Beberapa hotel mewah yang biasanya banyak direkomendasikan oleh para pengelola tur wisata seperti Grand Hyatt Hotel, Bali Beacg, Hotel Sanur Beach, Sindhu Beach dan masih banyak lagi. Intinya, Anda menginginkan hotel dengan fasilitas apapun kemungkinan besarnya bisa ditemukan di kawasan Sanur ini.

Bukan hanya keindahan pantai dan alam bawah lautnya saja yang bisa dinikmati di Sanur, namun juga ada wana wisata lainnya yang biasanya mengundang perhatian para pendatang yakni Museum Le Majeur dan juga Prasasti Blanjong yang sudah berumur ratusan tahun. Kedua lokasi wisata pelengkap keindahan Pantai Sanur ini kerap dikunjungi terutama oleh kalangan wiatawan mancanegara yang selalu tertarik dengan adat dan budaya masyarakat sekitar. Sehingga diantara mereka banyak yang antusias ketika berkunjung ke Museum Le Majeur dan juga Prasasti Blanjong ini.

Prasasti Blanjong. Credit: Source

Tips Ke Sanur

Beberapa tips berikut ini bisa membantuk sekiranya Anda hendak mengunjungi Pantai Sanur ini:

- Sebaiknya, kalau memungkinkan, Anda bisa menyewa akomodasi yang berdekatan dengan pantai sehingga bisa lebih leluasa dan efisien karena tempat menginap dan objek wisata yang akan dieksplorasi saling berdekatan.

- Bawalah kamera untuk mengabadikan momen-momen yang dianggap paling mengesankan, seperti sunset, alam bawah laut, kegiatan nelayan dan lainnya.

- Menyiapkan uang recehan untuk memberi pengamen, membayar tukang pijat di tepi pantai dan lainnya.

- Siapkan lulur atau sunblock untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.

- Tidak membawa barang-barang berharga ke pantai karena risikonya sangat besar.

Itulah beberapa tips yang harus diperhatikan tatkala Anda akan mengunjungi Pantai Sanur.

Lokasi

Pantai Sanur berada di kawasan Desa Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar, Pulau Bali – Indonesia. Jarak dari pusat kota Denpasar hanya sekitar 3 km saja dan dari Bandara Internasional Ngurah Rai hanya 18 km. Untuk mengunjungi Pantai Sanur ini sangat mudah karena telah banyak kendaraan umum jurusan Sanur – Denpasar.

Thursday, December 8, 2022

Menyusuri Eloknya Pesisir Selatan dari Jawa Barat


Menyusuri Eloknya Pesisir Selatan dari Jawa Barat

Pantai Sawarna Banten
Pantai Sawarna Banten. Credit: Source

Jawa Barat, provinsi padat penduduk ini juga padat akan tempat-tempat menarik. Dari ujung Barat hingga ujung Timur, dari ujung Utara hingga ujung Selatan, semua elok untuk dikunjungi.

Kontur lanskapnya yang beragam juga sangat menunjang keindahan alam yang dimiliki, tak salah jika provinsi ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi masyarakat Indonesia. Ditunjuang pula lokasinya yang sangat dekat dengan Ibukota negara, sehingga tak ada alasan untuk menolak menyambangi Bumi Parahyangan ini.

Bagian selatan dari provinsi yang terkenal dengan senjata kujangnya ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata. Berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, bagian Selatan Jawa Barat terdiri atas lima kabupaten yaitu Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran (memisahkan diri dari Ciamis).

Kesempatan ini saya tertarik untuk mengulas beberapa destinasi yang ada di Pesisir Selatan dari Jawa Barat. Tentu tidak hanya tentang pantai, tapi juga objek lain yang masih masuk dalam kawasan Pesisir Pantai Selatan.

1. Pantai Karang Hawu, Sukabumi

Tentu sudah tak asing dengan sosok Nyi Roro Kidul bukan? Ratu Penguasa Pantai Selatan tersebut namanya sangat melegenda tak kenal zaman. Nah, salah satu lokasi yang terkait erat dengan sosok beliau ialah Pantai Karang Hawu di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Pantai Karang Hawu dipercaya menjadi salah satu ‘markas’ dari Nyi Roro Kidul. Di salah satu karang yang menjorok kelaut di pantai ini kabarnya merupakan singgasana sang Lara Kadita, salah satu julukan untuk Ratu Roro Kidul.

Terlepas dari mitos-mitos tersebut, pantai ini nyatanya memang selalu menarik. Terbukti dengan ramainya kunjungan wisatawan terutama saat hari libur.

Karang hawu memiliki ciri pantai berpasir yang cukup luas dengan beberapa bagian merupakan karang-karang yang menghiasi bibir pantai. Ombaknya juga sangat khas dengan pantai selatan jawa, yaitu berombak besar sehingga harus sangat berhati-hati jika tidak ingin tertarik ombak ke tengah lautan.

Ada satu waktu dimana biasanya dilaksanakan suatu upacara adat yaitu pada setiap tanggal 6 April. Tanggal tersebut merupakan Hari Nelayan dimana para nelayan mengadakan pesta rakyat dengan melarung sesaji dan kepala kerbau ke lautan lepas. Mungkin tanggal tersebut bisa dijadikan list dalam rencana liburan kalian.

Pantai Karang Hawu
Pantai Karang Hawu. Credit: Source

2. Mata Air Panas Cisolok, Sukabumi

Mengarah ke utara dari Pantai Karang Hawu sekitar 4,5 km melalui Jalan Cisolok-cipanas, kalian akan menemukan sebuah objek wisata lain yaitu Sumber Mata Air Panas Cisolok.

Mata air panas ini cukup populer di kawasan Sukabumi karena memiliki keunikan berupa semburan air panas yang keluar dari sela bebatuan dialiran sungai kecil. Fenomena ini dalam ilmiah disebut geyser, yaitu air panas yang keluar dari kerak bumi. Tingginya semburan air bisa mencapai 5 meter dan kabarnya selalu keluar tanpa mengenal musim.

Di kawasan ini juga tidak sekedar ada sumber air panas tersebut, tapi juga sudah dilengkapi dengan fasilitas penunjang wisata lain termasuk sebuah kolam pemandian air panas. Di kolam buatan ini, pengunjung bisa bersantai dan berendam dengan membayar tiket masuk hanya sekitar Rp 2000. Masih tak puas? Tersedia juga terapi air panas oleh terapis ahli. Terapi yang mematok tarif Rp 30.000 ini dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit kulit hingga penyakit dalam seperti rematik dan stroke.

Semburan Air Panas Cisolok
Semburan Air Panas Cisolok. Credit: Source

3. Vihara Loji, Sukabumi

Masih mengarungi sukabumi, kali ini di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, sekitar 26 km dari Pantai Karang Hawu atau 80 km dari Kota Sukabumi, tepatnya garis pantai yang menghadap Barat dari Teluk Pelabuhan Ratu.

Vihara Loji, begitu biasa dikenal. Nama asli dari Vihara ini ialah Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa. Cukup panjang dan sulit diingat memang. Selain Loji, vihara ini juga sering disebut Vihara Dewi Kwan Im.

Unik dan pesona dari vihara ini ialah karena berada di atas bukit dan tebing yang menghadap langsung ke lautan.

Dalam sejarahnya, kuil ini dibangun atas prakarsa seorang warga Thailand bernama Anotahi Kamomwathin. Beliau bermimpi untuk membangun vihara di pesisir laut, hingga akhirnya dipilih lokasi pembangunan seperti yang ada saat ini karena dianggap persis seperti mimpinya.

Dari atas kuil tepatnyaq Altar utama yang harus dituju dengan menaiki 500 anak tangga ini, panorama luas lautan membentang begitu indah. Arsitektur dari kuil berpadu dengan alam sekitarnya nampak kontras namun justru menarik.

Keunikan lainnya ialah terdapat sebuah altar yang dikhususkan untuk Ratu Nyi Roro Kidul. Di dalam Altar seperti rumah tersebut terdapat lukisan Nyi Roro Kidul, meja rias, dan tempat tidur. Bahkan terpajang pula foto Presiden Soekarno dan seorang Ulama Muslim. Sangat menarik bukan?

Pelataran Vihara Loji
Pelataran Vihara Loji. Credit: Source

4. Goa Lalay, Sukabumi

Belum beranjak dari Sukabumi, tepatnya Pelabuhan Ratu, kali ini kita merasakan sensasi dikelilingi kelelawar di sebuah Goa bernama Goa Lalay.

Berada di sekitar 3 km dari pusat kota Pelabuhan Ratu, Goa Lalay tidak jauh dari garis pantai yang berhadapan dengan Teluk Pelabuhan ratu.

Nama Lalay sendiri artinya ialah kelelawar. Nama yang disematkan karena memang bagian dalam dari goa ini menjadi rumah bagi ratusan ribu kelelawar. Jadi, jangan heran jika bau tak sedap dari kotoran kelelawar akan langsung menyambut kedatangan pengunjungnya.

Goa ini dipercaya merupakan bagian dari karang Pantai Pelabuhan Ratu yang karena air laut menurun membuatnya muncul dipermukaan. Dalam sejarah lain menyebutkan bahwa goa ini menjadi tempat peristirahatan Prabu Siliwangi ketika menyambangi kawasan ini.

Ada baiknya jika ingin masuk ke dalam goa harus ditemani pemandu. Hal ini untuk menghindari kecelakaan yang mungkin terjadi karena ada banyak lubang berisi air atau genangan yang cukup dalam. Stalaktit yang menghiasi dinding atas goa juga harus selalu diwaspadai selain juga mitos-mitos larangan yang percaya atau tidak sebaiknya dituruti.

Jika dirasa tidak sanggup merasakan sensasi dilibas sayap kelelawar di dalam goa, kalian bisa menyambangi goa ini saat sore hari dimana ratusan ribu kelelawar akan keluar dari mulut goa. Pemandangan yang cukup memukau dan menakjubkan,

Goa Lalay Sukabumi
Goa Lalay Sukabumi. Credit: Source

5. Pantai Jayanti, Cianjur

Warga Cianjur tentu sudah tidak asing dengan pantai di Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan ini. Pantai Jayanti, begitulah pantai yang berada di 145 km arah selatan dari Pusat Kota Cianjur.

Pantai Jayanti memiliki panorama lautan Pantai Selatan yang sangat menawan. Birunya laut dan deburan ombak menghantap karang-karang di bibir pantai, memberikan efek dramatis tersendiri. Keberadaan perahu-perahu nelayan juga menjadi bagian dari keindahan pantai yang semakin mempesona saat petang hari ini.

Saat weekdays, Pantai Jayanti terbilang cukup sepi dari kunjungan, namun saat weekend biasanya lonjakan akan sangat terasa. Pengunjung dari berbagai kalangan biasanya datang untuk sekedar bersantai memandangi pantai.

Selain itu, keberadaan Tempat Pelelangan Ikan di sekitar pantai juga menjadi magnet bagi Pantai Jayanti meskipun keberadaan Tempat Pelelengan Ikan ini tidak buka setiap hari alias hanya jika ada rombongan besar nelayan saja.

Pantai Jayanti
Pantai Jayanti. Credit: Source

6. Pantai Cicalobak, Garut

Garut, salah satu daerah yang terkenal dengan tradisi domba adu nya. Ternyata, Garut tidak sekedar tentang budaya, tapi juga kaya akan panorama alamnya. Dari mulai kawasan pegunungan, hingga jika ke bagian selatan ialah kawasan pesisir berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

Salah satu pesona pesisir yang dimiliki Garut ialah Pantai Cicalobak. Pantai ini berada di Kecamatan Mekarmukti. Jika dari Kota Bandung, pengunjung bisa melalui kecamatan Cidaun di Cianjur lalu setelah melintasi Pantai Rancabuaya, akan nampaklah pantai Cicalobak ini dari sisi jalan.

Pantai berkarang ini bisa dinikmati dari tebing karena panorama lautan dan hembusan ombak menerjang karang akan sangat mempesona jika dilihat dari ketinggian ini.

Pantai Cicalobak
Pantai Cicalobak. Credit: Source

7. Pantai dan Pulau Santolo, Garut

Jika Pantai Cicalobak merupakan pantai berkarang, maka untuk menikmati pantai berpasir di Garut kalian bisa menyambangi Pantai Santolo.

Berlokasi di Kecamatan Cikelet, sekitar 88 km arah Selatan dari Kota Garut. Perjalanan dengan angkutan umum bisa ditempuh dengan menggunakan elf umum jurusan Garut – Pameungpeuk dengan tarif sekitar Rp 30.000.

Pantai ini menjadi favorit karena hamparan pasir putih yang mengisinya sehingga sangat cocok untuk bersantai dan bermain serta berpadu pula dengan batu-batu karang di sisi lainnya.

Salah satu waktu terbaik untuk menuju Pantai Santolo ialah saat sore hari karena pantai ini menghadap ke Barat sehingga panorama matahari terbenam akan menjadi teman kala petang.

Selain itu, pengunjung juga bisa menyebrang menggunakan perahu nelayan menuju sebuah pulau kecil yang dinamai juga Pulau Santolo. Pantai di pulau ini juga berpasir dan juga terkombinasi dengan bebetuan karang sehingga cukup eksotis untuk dinikmati.

Di Pulau Santolo terdapat suatu muara sungai yang terkenal karena jernih dan terlihat sangat indah yaitu Muara Cilateureum. Keunikan dari muara ini ialah karena air laut yang ada di muara akan bergerak bukan ke laut tetapi kembali ke arah muara atau mengalir kembali ke darat.

Pantai Santolo
Pantai Santolo. Credit: Source

8. Leuweung Sancang, Garut

Selain bermain air di pantai, wisatawwan yang mengunjungi pesisir selatan dari Garut bisa menyambangi sebuah cagar budata dan hutan konservasi di Kecamatan Cibalong. Dikenal dengan nama Leuweung Sancang, kawasan hutan ini merupakan salah satu destinasi wisata alam yang cukup menarik.

Secara zonasi, Leuweung Sancang terbagi dalam 3 wilayah yaitu Hutan Datarn Rendah, Hutan Mangrove, dan Hutan Pantai. Setiap dari ketiganya tentu memiliki ciri tersendiri yang membuatnya berwarna.

Karena memang berada tidak jauh dari garis pantai, hutan ini memiliki kontur yang relatif datar namun di bagian terdekat dengan pesisir alais Hutan Pantai, banyak tebing-tebing curamnya.

Kawasan Hutan yang bisa dijadikan objek wisata ini juga menarik karena nilai kesejarahan dan cerita mistik yang melekat bersamanya. Di Leuweung Sancang inilah dipercaya sebagai tempat Prabu Siliwangi menghilang.

Banyak hal yang bisa dieksplore di hutan rindang ini. Tidak hanya pepohonan, karena disini juga menjadi habitat dari Owa Jawa. Jadi jika beruntung, pengunjung dapat melihat primata langka ini sedang bermain di ranting pepohonan.

Di bagian lain, ada juga curug atau air terjun yang bisa dicapai dengan menyebrangi sungai cukup besar sehingga harus menggunakan perahu kecil.

Untuk menuju Leweung Sancang yang berjarak sekitar 20 km dari pusat Kota Garut ini dapat dicapai dengan menggunakan bus umum dari pusat Kecamatan Pameungpeuk menuju jurusan perkebunan Karet Mira-mare. Jika tidak ingin repot, bisa juga menggunakan ojek karena lokasinya memang tidak begitu jauh.

Leuweung Sancang Garut
Leuweung Sancang Garut. Credit: Source

9. Pantai Karang Tawulan, Tasikmalaya

Cukup berbeda dan unik dari pantai-pantai lain di pesisir selatan jawa, Pantai Karang Tawulan jangan sampai dilewatkan begitu saja. Pantai ini berada di Desa Kalapagenep, Cikalong, sekitar 90 km dari Pusat Kota Tasikmalaya.

Kekhasan dari Pantai Karang Tawulan yang menjadikannya indah ialah hamparan batu karang yang cukup besar menghiasi bibir pantainya. Bahkan di bagian lebih jauh dari garis pantai, terdapat pulau karang dengan ukuran cukup besar dimana dihuni oleh berbagai jenis burung terutama burung camar.

Di sekitar kawasan pantai ini banyak terdapat tempat makan seafood yang bisa dijadikan pilihan untuk menyantap menu dari ikan segar. Selain itu, penginapan juga banyak tersedia termasuk di lokasi yang cukup indah didekat pantai.

Pantai Karang Tawulan
Pantai Karang Tawulan. Credit: Source

10. Pantai Batu Hiu, Pangandaran

Pangandaran memang sudah sangat mendunia dengan keindahan pantai-pantai yang berada di garis selatannya. Salah satu yang tak kalah memukau ialah Pantai Batu Hiu.

Lokasinya berada di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, sekitar 14 km arah Selatan dari pusat Kota Pangandaran.

Dinamakan Batu Hiu, karena di bebatuan bukit yang menghadap pantai, terdapat satu batu yang berbentuk seperti Ikan Hiu. Keberadaan batu ini akhirnya dipercaya sebagai hiu yang ditangkap oleh pasukan kerajaan Mataram yang berubah menjadi batu.

Menikmati panorama Pantai Batu Hiu dapat dilakukan dengan langsung menginjakkan kaki di pasir pantainya atau di atas bukit. Keduanya memiliki sensasi yang berbeda.

Jika di pasir pantai, lautan biru dari Samudera Hindia bersanding dengan lanskap bukit yang menjorok ke laut membuatnya cukup eksotis.

Berbeda lagi jika melihat dari atas bukit, dimana bukit yang dipenuhi pepohonan Pandan tersebut siap menyajikan panorama lautan yang luas terbentang. Bagian bawahnya yang berupa batu-batu karang terdengar berirama ketika terhempas oleh ombak laut.

Perlu diingat bahwa ombak dan arus dari pantai ini, termasuk juga pantai-pantai lain di selatan jawa, tidak sesuai untuk berenang. Sehingga keindahan pantai sudah sangat komplit hanya dengan menikmatinya melalui mata, telinga, dan hembusan angin yang menyentuh kulit.

Tiket masuk menuju pantai wisata ini ialah sebesar Rp 7.500 perorang dengan tambahan harga untuk sepeda motor yaitu Rp 7.500 dan Mobil Rp 36.000. Gerbang utama masuk ke kawasan pantai juga unik karena berbentuk seperti hiu sehingga pengunjung seolah masuk ke dalam mulut hiu.

Pantai Batu Hiu
Pantai Batu Hiu. Credit: Source

Tuesday, December 6, 2022

Mengenal Berbagai Festival Kebudayaan Di Indonesia


 

Mengenal Berbagai Festival Kebudayaan Di Indonesia

Indonesia terkenal dengan berbagai kebudayaannya yang selalu menarik untuk kamu ketahui lebih lanjut. Ya, negara tercinta kita ini memiliki begitu banyak kekayaan budaya yang seru untuk digali lebih dalam.

Indonesia sendiri sering disebut dengan sebutan raksasa tidur Asia Tenggara. Nah, hal ini memang benar adanya mengingat Indonesia memiliki lebih dari 18 ribu pulau dan gugusan pulau ini memiliki keanekaragaman yang luar biasa.

Menjelajahi Indonesia tentu saja akan menjadi sangat menyenangkan. Nah, kamu juga dapat menjelajahi Indonesia terutama jika kamu ingin mengetahui seperti apa festival-festival kebudayaan yang terdapat di Indonesia.

Nah, Pada kesempatan kali ini saya akan membahasnya dalam mengenal lebih dekat berbagai festival kebudayaan lokal Indonesia. Berikut inilah penjelasan mengenai festival kebudayaan lokal Indonesia.

1. Festival Pasola

Festival Pasola Sumba
Festival Pasola Sumba. Credit: Source

Inilah dia salah satu festival kebudayaan lokal Indonesia yang dapat kamu saksikan jika kamu berminat mengetahui kebudayaan lokal Indonesia yang unik dan menarik.

Festival ini adalah Festival Pasola. Festival Pasola sendiri bertempat di kawasan Sumba, Nusa Tenggara Barat. Pasola berasal dari kata ‘sola’ atau ‘hola’ yang berarti sejenis lembing kayu.

Pasola atau Pahola ini merupakan permainan adu ketangkasan dimana para pesertanya akan melempar lembing yang terbuat dari kayu dari atas punggung kuda yang sedang melaju dengan kencang.

Pasola sendiri dimainkan oleh dua kelompok. Kampung-kampung yang turut serta berpartisipasi dalam permainan pasola ini adalah Gaura, Wonokaka, Lamboya, dan Kodi.

Pasola ini diawali dengan upacara adat nyale. Nah, upacara adat nyale ini merupakan upacara guna mengungkapkan rasa syukur atas datangnya musim panen serta melimpahnya cacing laut di pinggir pantai.

Upacara adat nyale sendiri diselenggarakan pada waktu bulan purnama dan cacing laut (nyale) muncul di tepi pantai. Nah, tanpa adanya nyale, pasola ini tidak dapat diselenggarakan.

Pasola sendiri akan dilaksanakan di kawasan lapangan atau tanah yang luas. Kegiatan pasola ini akan disaksikan oleh warga setempat, masyarakat umum serta wisatawan.

Festival pasola sendiri biasanya dilaksanakan sekitar bulan Februari hingga Maret di setiap tahunnya. Pasola adalah merupakan bagian dari serangkaian upacara tradisional yang dilaksanakan oleh masyarakat Sumba yang menganut agama lokal masyarakat Sumba, yaitu Marapu.

2. Festival Cap Go Meh

Festival Cap Go Meh di Singkawang
Festival Cap Go Meh di Singkawang. Credit: Source

Nah, selanjutnya inilah dia festival yang dapat kamu kunjungi jika kamu ingin mengenal lebih dekat festival lokal Indonesia lainnya. Ya, festival ini merupakan Festival Cap Go Meh.

Festival Cap Go Meh ini dilaksanakan di daerah Singkawang, Kalimantan Barat. Cap Go Meh dilaksanakan pada hari ke 15 setelah tahun baru Imlek.

Di daerah Singkawang, Kalimantan Barat ini, Festival Cap Go Meh dilaksanakan dengan sangat meriah. Bahkan festival ini juga disebut sebagai salah satu festival terbesar di Asia Tenggara.

Nah, ritual terpenting dan paling menarik sepanjang festival ini adalah festival Tatung. Tatung sendiri merupakan ritual menolak roh jahat dan mengusir kemalangan di sepanjang tahun.

Selama ritual, para Tatung yang telah dirasuki oleh dewa-dewa kemudian akan mengalami trance dan mempu melakukan tindakan-tindakan yang diluar kewajaran manusia biasa.

Nah, para Tatung ini akan melakukan berbagai atraksi menegangkan seperti menusuk-nusukkan kawat baja, paku, hingga menginjak pedang tanpa terluka sama sekali.

Setiap tahunnya, ritual ini akan diikuti oleh ratusan Tatung. Nah, selain itu, setiap rombongan Tatung akan diiringi oleh sekitar 30 orang yang bertugas untuk memandu Tatung, bermain alat music, membacakan doa untuk Tatung dan membawa bendera rombongan.

Nah, para wisatawan akan disediakan panggung untuk menonton atraksi Tatung ini. Festival Cap Go Meh di Singkawang ini biasanya diadakan sekitar bulan Maret.

3. Festival Bakar Tongkang

Festival Bakar Tongkang
Festival Bakar Tongkang. Credit: Source

Festival selanjutnya yang dapat kamu sambangi jika kamu ingin melihat sisi keunikan yang dimiliki oleh Indonesia. Festival ini adalah Festival Bakar Tongkang.

Festival ini dilaksanakan di daerah Bagan Siapi-api, Riau. Ritual ini bertujuan untuk mengenang leluhur mereka yang menemukan Bagan Siapi-api sekitar ratusan tahun yang lalu.

Selain itu, ritual ini juga bertujuan untuk perwujudan rasa syukur kepada Dewa Ki Ong Ya dan Dewa Tai Su Ong. Ritual ini bermula pada tahun 1826 dimana pada waktu tersebut terdapat sekitar 18 orang yang merantau dari Provinsi Fu Jian, China.

Mereka semua berlayar dengan menggunakan tiga buah kapal tongkang. Dan dari tiga buah kapal tersebut, ternyata hanya ada satu kapal yang berhasil selamat sampai tujuan.

Ketika sampai di tempat tujuan, mereka menemukan sebuah daratan yang masih berupa hutan. Di daerah itulah kemudian mereka membangun sebuah pemukiman yang terkenal dengan sebutan Bagan Siapi-api.

Kemudian, mereka membakar tongkang mereka sebagai tanda bahwa mereka tidak ingin pergi dari tempat tersebut. Hingga saat ini, setiap tahunnya warga Bagan Siapi-api membuat replika tongkang dan membakarnya sebagai bentuk mengenang leluhur mereka.

Selain itu, tongkang ini akan dibawa untuk diarak warga dalam sebuah pawai lalu kemudian akan dibakar. Nah, disekeliling tongkang akan ditaruh banyak kertas kuning yang berisi doa dari para penduduk Bagan Siapi-api.

Puncak dari ritual bakar tongkang ini adalah melihat tiang replika tongkang tersebut hancur dan jatuh ke tanah. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, jika tiang replika tongkang jatuh ke arah lautan maka rezeki tahun ini akan banyak berasal dari lautan.

Nah, tetapi jika tiang replika tongkang tersebut jatuh ke arah daratan, maka rezeki tahun ini akan banyak berasal dari daratan. Ritual Bakar Tongkang sendiri biasanya diadakan sekitar tanggal 16 pada bulan ke lima sesuai dengan perhitungan tahun lunar (Go Cap Lak).

Ritual Bakar Tongkang ini kurang lebih akan dilaksanakan sekitar bulan Juni. Untuk kamu yang ingin melihat keunikan festival yang satu ini, kamu dapat mulai mengagendakan kedatangan di Bagan Siapi-api sekitar bulan Juni.

4. Festival Lembah Baliem

Suku Dani mengadakan Festival Lembah Baliem. Credit: Source

Festival unik selanjutnya yang dapat kamu sambangi untuk menambah pengalaman baru adalah Festival Lembah Baliem. Festival ini biasanya diselenggarakan di Lembah Baliem, Pegunungan Jaya Wijaya, Papua.

Lembah Baliem sendiri merupakan sebuah lembah yang terdapat di Pegunungan Jaya Wijaya. Lembah Baliem ini terletak pada ketinggian sekitar 1600 mdpl.

Lembah Baliem ini merupakan tempat tinggal bagi Suku Dani, Yali dan Lani. Lembah Baliem sendiri kini dibuka terbatas sejak adanya Festival Lembah Baliem sekitar tahun 1989.

Festival Lembah Baliem sendiri awalnya merupakan acara perang antar suku Dani, Lani dan Yali sebagai lambang kesejahteraan dan kesuburan.

Dengan menyaksikan festival unik yang satu ini, kamu dapat menyaksikan kehebatan ketiga suku ini dalam berperang. Tentunya merupakan salah satu pengalaman yang berbeda untuk dimiliki, bukan?

Festival Lembah Baliem ini menampilkan atraksi-atraksi tarian perang, pertikaian antarsuku, tari tradisional dan music. Selain itu, kamu juga dapat membedakan orang-orang antar suku melalui pakaian tradisional yang mereka kenakan.

Festival Lembah Baliem ini juga turut dimeriahkan dengan pesta babi yang dimasak di dalam tanah (bakar batu). Selain itu, festival ini juga dimeriahkan dengan pameran seni dan kerajinan tangan.

Nah, di waktu akhir peperangan, biasanya akan terdapat acara makan bersama yang dilaksanakan di dekat arena perang. Festival Lembah Baliem ini biasanya dilaksanakan sekitar bulan Agustus di setiap tahunnya. Festival ini biasanya memakan waktu sekitar 3 hari.

5. Festival Rambu Solo

Festival Rambu Solo di Toraja
Festival Rambu Solo di Toraja. Credit: Source

Festival selanjutnya yang dapat kamu kunjungi karena keunikannya adalah Festival Rambu Solo. Festival ini biasanya diadakan di sekitar daerah Toraja, Sulawesi Utara.

Festival Rambu Solo merupakan sebuah festival yang secara harafiah dalam bahasa Toraja berarti asap yang mengarah ke bawah. Di festival ini, kamu dapat melihat upacara adat kematian warga Toraja.

Upacara ini bertujuan untuk menghormati dan mengantarkan warga Toraja yang meninggal tersebut untuk menuju tempat peristirahatan abadi mereka bersama para leluhur.

Menurut warga lokal, upacara ini merupakan upacara kesempurnaan meninggal seseorang karena warga lokal beranggapan baru akan sempurna jika sudah melakukan upacara Rambu Solo ini.

Di dalam upacara adat yang satu ini, terdapat pula atraksi budaya adu kerbau. Atraksi budaya adu kerbau dalam bahasa lokal setempat disebut juga sebagai Mapasilaga Tedong.

Setelah diadu, kerbau tersebut kemudian akan dikorbankan. Kerbau yang boleh dikorbankan sendiri bukan sembarang kerbau, melainkan harus merupakan kerbau dengan jenis bule Tedong Bonga.

Di dalam upacara ini, juga terdapat pementasan music dan tarian Toraja. Festival Rambu Solo sendiri biasanya diadakan setiap bulan Juli hingga September setiap tahunnya.

Nah, bagi kamu yang ingin melihat secara langsung upacara adat yang satu ini dapat segera mengosongkan waktu pada bulan Juli hingga September dan mengunjungi Toraja, Sulawesi Utara.

6. Festival Kebudayaan Dieng

Festival Kebudayaan Dieng
Festival Kebudayaan Dieng. Credit: Source

Inilah dia festival unik selanjutnya yang sudah sering kita dengar dewasa ini. Ya, festival ini adalah Festival Kebudayaan Dieng.

Festival Kebudayaan Dieng diselenggarakan di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Festival ini merupakan pesta budaya yang diadakan di Kawasan Wisata Dieng.

Festival yang satu ini telah diselenggarakan sejak tahun 2010. Pada festival ini, biasanya diselenggarakan prosesi ruwatan rambut gimbal.

Di Dataran Dieng ini memang terdapat fenomena unik berupa anak-anak yang berambut gimbal (anak bajang).

Sebelum acara pemotongan rambut ini berlangsung, biasanya telah terdapat ritual doa yang dilakukan di Candi Dwarawati, Komplek Candi Arjuna, Sendang Maerokoco, Candi Gatotkaca, Telaga Balaikambang, Candi Bima, Kawah Sikidang, Gua di Telaga Warna, Kali Pepek dan tempat pemakaman Dieng.

Setelah didoakan, pada keesokan harinya, baru dilakukan proses kirab menuju tempat pencukuran. Masyarakat Dieng sendiri percaya bahwa anak-anak gimbal ini merupakan keturunan Kyai Kolodete.

Nah, masyarakat lokal sendiri juga mempercayai bahwa semakin banyak anak gimbal yang terdapat di sekitar kawasan Dieng, maka semakin sejahteralah mereka.

Selain ruwatan anak gimbal, Festival Kebudayaan Dieng ini juga menampilkan atraksi seni budaya, wayang kulit, tari tradisional, kembang api dan pameran kerajinan khas Pegunungan Dieng.

Festival Kebudayaan Dieng ini diselenggarakan setiap tahun, khususnya pada sekitar awal bulan Agustus. Nah, bagi kamu yang berencana untuk menyaksikan secara langsung festival ini tentu saja dapat mulai mengagendakan untuk mengunjungi Dieng pada awal bulan Agustus.

7. Festival Budaya Erau

Festival Budaya Erau
Festival Budaya Erau. Credit: Source

Inilah dia festival budaya selanjutnya yang dapat kamu sambangi jika kamu ingin memiliki kesempatan untuk mengunjungi festival unik yang terdapat di Indonesia.

Ya, selanjutnya kamu dapat mencoba untuk mengunjungi Festival Budaya Erau. Festival ini biasanya diselenggarakan di sekitar kawasan Kutai, Kalimantan Timur.

Erau sendiri dalam bahasa lokal Kutai berarti bersuka cita, hilir mudik dan bergembira. Nampaknya arti kata ini dapat disesuaikan dengan tujuan diselenggarakan festival budaya yang satu ini.

Festival Erau sendiri pertama kali diselenggarakan sekitar abad ke 14. Pada waktu abad tersebut, putra tunggal petinggi negeri Jahitan Layar, Aji Batara Agung Dewa Sakti, sedang berusia sekitar lima tahun.

Nah, sebagai tanda bahwa anak tersebut telah diperbolehkan untuk bermain di luar rumah, kemudian diadakanlah kegiatan tijak tanah dan mendi ke tepian.

Masyarakat lokal pun bergembira dan mengadakan pesta selama 40 hari 40 malam. Sejak saat itulah Erau selalu dijadikan sebagai upacara pengukuhan raja-raja baru.

Erau sendiri merupakan upacara yang sudah ada sejak lama dan konon merupakan salah satu dari upacara kebudayaan tertua di Indonesia.

Salah satu prosesi yang terdapat di dalam Festival Erau adalah Upacara Beluluh. Upacara ini diadakan di halaman depan Kedaton Kasultanan Kutai Kertanegara.

Upacara ini juga bertujuan agar Sultan bersih dari unsur-unsur jahat. Selain Upacara Beluluh, pada festival ini juga biasanya pada Festival Erau juga menampilkan Upacara Bapelas, tari-tarian yang dipentaskan oleh pihak kesultanan, dan tarian sacral oleh Dewi dan Belian.

Upacara yang satu ini biasanya diselenggarakan sekitar awal bulan Agustus. Nah, untuk kamu yang ingin menyaksikan keunikan yang disuguhkan upacara ini, dapat mulai merencanakan waktu untuk mengunjungi upacara unik yang satu ini.

8. Upacara Pacu Jawi

Upacara Pacu Jawi
Upacara Pacu Jawi. Credit: Source

Selanjutnya, inilah dia upacara yang dapat kamu sambangi jika kamu ingin menyaksikan upacara unik yang terdapat di Indonesia. Upacara ini dinamakan dengan Upacara Pacu Jawi.

Pacu Jawi atau balapan sapi merupakan sebuah upacara yang diselenggarakan setiap tiga kali setahun di kawasan Tanah Datar, Sumatera Barat.

Festival ini diselenggarakan selama bergiliran selama empat minggu di Kabupaten Tanah Datar, meliputi Kecamatan Pariangan, Rambatan, Lima Kaum dan Sungai Tarab.

Festival Pacu Jawi ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Selain itu, festival ini juga awalnya bertujuan sebagai sarana hiburan masyarakat setelah musim panen.

Festival Pacu Jawi ini diselenggarakan di sawah-sawah yang berlumpur sehabis panen. Nah, festival ini menampilkan keunikan berupa sepasang sapi yang berlari tanpa lawan.

Seorang joki akan mengendarai sepasang sapi sambil berpijak pada alat pacu sambil memegang tali dan menggigit ekor sapi. Dengan menggigit ekor sapi, maka sapi ini akan melaju dengan lebih cepat.

Yang menjadi penilaian adalah sapi ini harus melaju dengan lurus di sepanjang lintasan. Atraksi ini juga dilengkapi dengan tari-tarian tradisional dan permainan alat musik tradisional.

Jika kamu berminat untuk menyaksikan secara langsung festival unik yang satu ini, kamu dapat mengunjungi kawasan Tanah Datar, Sumatera Barat sekitar bulan Oktober setiap bulannya.

Nah, itulah dia pembahasan mengenai mengenal lebih dekat berbagai festival kebudayaan lokal Indonesia. Ternyata ada begitu banyak festival kebudayaan di Indonesia yang menarik untuk kamu saksikan secara lebih dekat.

Happy traveling!