yogyakarta | Rizkooblogsite - Welcome! Travel Culinary Tips And Reference

Rizkooblogsite - Welcome!: yogyakarta

yogyakarta

Showing posts with label yogyakarta. Show all posts
Showing posts with label yogyakarta. Show all posts

Thursday, December 1, 2022

Pantai Parangtritis Pantai Nomer Wahid Di Yogyakarta


Pantai Parangtritis Pantai Nomer Wahid Di Yogyakarta

Pantai Parangtritis Yogyakarta. Credit: Source

Apakah anda sudah membuat daftar rencana tempat pariwisata yang akan anda kunjungi saat berkunjung ke Yogyakarta? Jika sudah, ada satu hal yang tidak boleh terlewatkan bila anda ingin mencari suasana pantai di kota gudeg ini. Jawabannya tentu saja Paris… alias Pantai Parangtritis. Penamaan Paris menjadi semakin ‘keren’ dan mudah diingat sehingga untuk jalannya saja, kebanyakan masyarakat Yogyakarta menamai Jalan Paris. Dan sudah pasti, semua orang yang tinggal di Yogyakarta mengetahui apa maksudnya.

Dan benar saja, pantai ini akan selalu menjadi incaran para pengunjung yang baru saja datang ke Yogyakarta. Namanya sudah sangat dikenal. Bahkan, Pantai Parangtritis dikatakan sebagai salah satu ikon pariwisata pantai di Yogyakarta. Maka, jangan heran bila tiap hari pantai ini selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Namun di saat akhir pekan dan liburan anak sekolah, pengunjungnya pun semakin membludak. Nah, bila anda tidak ingin melihat pantai yang dipenuhi banyak orang, anda dapat memilih hari lain sehingga bisa menikmati suasana pantai seutuhnya tanpa banyak orang yang berlalu lalang dihadapan anda saat ingin menyaksikan deburan ombak Pantai Laut Selatan.

Bendi menyusuri pinggir pantai Parangtritis. Credit: Source
Nah sekarang, mungkin anda bertanya-tanya kenapa Pantai Parangtritis menjadi pantai nomor satu yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Yang pertama tentu saja akses menuju ke pantai yang sangat mudah. Jalannya mulus dan lebar. Pantainya pun tepat bersampingan dengan terminal Parangtritis sehingga tiap hari akan ada transportasi umum yang dapat mengantarkan anda walaupun anda tidak menggunakan kendaraan pribadi.

Selanjutnya, fasilitas yang ditawarkan oleh Pantai Parangtritis tergolong paling komplit dibandingkan dengan pantai-pantai lain yang ada di Yogyakarta. Mulai dari tempat makan, penginapan, losmen, toko cinderamata, tempat parkir yang luas, mushola, kamar mandi umum, menara pengawas SAR, pos penjaga pantai, bendi atau kereta kuda yang akan mengantar anda untuk berkeliling pantai dari ujung ke ujung dengan tarif Rp20.000, serta pemandangan alamnya yang cukup menakjubkan. Jadi, tidaklah mengherankan bila Pantai Parangtritis menjadi pantai idola para wisatawan.

Para pengunjung menikmati matahari terbit di pinggir pantai Parangtritis. Credit: Source
Sebagai pantai yang dikategorikan sebagai pantai yang landai, Pantai Parangtritis juga masih dipenuhi dengan bukit berbatu dan bukit kapur berwarna putih, tebing yang kokoh, pasir yang lembut, serta deburan ombak yang datang silih berganti menuju ke tepian. Bila anda termasuk seorang petualang sejati, ada banyak hal yang dapat dieksplorasi disini, seperti panjat tebing di sekitar Bukit Parangndok. Perlu perjuangan ekstra untuk dapat mencapai puncak bukit. Namun, semuanya akan terbayar dengan luasnya jangkauan pemandangan Pantai Parangtritis yang dapat anda lihat dari sana. Tidak heran bila banyak fotografer amatir yang mendadak menjadi tukang potret karena pantai ini memiliki banyak sudut untuk mendapatkan gambar terbaik.

Matahari terbenam di Pantai Parangtritis. Credit: Source

Selain itu, pengelola pantai juga menyediakan tantangan baru yang boleh anda coba bila anda termasuk orang yang tidak takut akan ketinggian. Coba saja olahraga paralayang. Dari sebuah tebing sebelah barat Pantai Parangtritis, anda dapat mencoba olahraga ekstrim ini sambil memantau seperti burung dan terbang untuk menikmati sensasinya yang menantang adrenalin. Pemandangan dari atas tentu akan semakin mengasyikkan karena anda dapat melihat pesona laut biru dan juga deretan bukit dan tebing yang berada dikanan kiri Pantai Parangtrisi.

Setelah tahu ada begitu banyak hal yang ditawarkan oleh pantai tersohor di Yogyakarta, pertanyaannya sekarang adalah bagaimana untuk dapat sampai kesana. Pantai ini terletak di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Sekitar sejauh 28 km dari pusat kota Yogyakarta ke arah selatan.

Bendi menjadi wahana transportasi berkeliling pantai Parangtritis. Credit: Source

Anda dapat menggunakan transportasi umum dari Terminal Giwangan jurusan Yogyakarta – Parangtritis dengan jalur utama yang paling banyak dilalui oleh wisatawan yaitu Jalan Parangtritis hingga sampai ke terminal Parangtritis yang buka sampai pukul 17.00 WIB dengan biaya Rp10.000. Dan jika anda menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, maka perjalanan anda pun akan menjadi semakin cepat. Anda dapat mencari tempat parkir dengan biaya Rp1.000 untuk sepeda motor dan Rp2.000 untuk mobil. Sedangkan tiket masuk untuk masuk ke kawasan Pantai Parangtritis adalah Rp3.000 per orang. Jadi, cukup murah bukan?

Nah, setelah anda memarkirkan kendaraan dan mendapatkan tiket masuk, sekarang tiba saatnya untuk menyambut deburan ombak Pantai Selatan yang telah menanti anda. Jika anda datang di musim liburan, suasana Pantai Parangtritis tentu saja ramai. Namun, saat anda datang di hari biasa, disinilah suasana pantai yang sebenarnya dapat anda nikmati. Anda dapat mengalihkan pandangan ke arah barat dan disana terlihat dengan jelas tebing-tebing hijau sedang menerima hempasan ombak yang datang menghampiri.

Parangtritis dengan pemandangan bukit di kejauhan. Credit: Source
Tak ada henti-hentinya deburan ombak menabrak karang sehingga dentumannya pun dapat anda dengan dari kejauhan saat ombak yang datang sedang ‘mengamuk’. Sedangkan bila anda menoleh ke arah disebelah timur, anda dapat menyaksikan pantai lain bernama Pantai Parangkusumo, dan deretan pantai lain yang berada di wilayah Bantul. Maka, sejauh mata memandang, anda akan dimanjakan oleh pesona pantai yang indah.

Ada beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang Pantai Parangtritis. Menurut petuah orang jaman dulu yang wajib diperhatikan oleh para pengunjung adalah bahwa Penguasa Laut Selatan termasuk penggemar warna hijau. Jadi, usahakanlah untuk tidak mengenakan pakaian atau apapun yang berwarna hijau. Atau, anda akan dibawa oleh ombak Pantai Laut Selatan. Selain itu, Pantai Parangtritis ini juga tergolong pantai yang sering digunakan untuk upacara adat sehingga untuk waktu-waktu tertentu seperti pada malam Selasa Kliwon atau Jum’at Kliwon, anda dapat menyaksikan beberapa pengunjung atau nelayan yang melarung sesaji berupa kembang beraneka warna untuk mencari berkah dan berdoa untuk keselamatan dan kemurahan rejeki.

Tradisi Labuhan dengan melarung sesajen ke tengah laut. Credit: Source
Walaupun ini hanya mitos, anda cukup tahu saja sehingga saat berada di Pantai Parangtritis, anda tidak akan terkejut. Dan lagi, janganlah heran melihat pasangan muda mudi yang sedang melakukan sesi pemotretan di Pantai Parangtritis karena tempat ini memang mempunyai banyak spot menarik sebagai tempat foto pre-wedding untuk mendapatkan kesan romantis di tepian pantai dan gundukan pasir. Selamat berlibur. 

Monday, October 31, 2022

Kota Tujuan Wisata Di Indonesia Yang Ramah Disabilitas


Kota Tujuan Wisata Di Indonesia Yang Ramah Disabilitas

Kota Yang Ramah Disabilitas
Credit: Source

Indonesia sudah terkenal di dunia menjadi salah satu negara pariwisata terbaik di dunia, banyak turis dari mancanegara yang tiap tahun mengunjungi Indonesia. Di sisi lain adapun wisatawan disabilitas yang juga menikmati pesona dari Indonesia. Apakah Indonesia ramah bagi penyandang disabilitas? Berikut saya rangkum kota mana saja yang ramah bagi wisatawan untuk dikunjungi:

Jakarta

Monumen Nasional Jakarta
Credit: Source
Siapa yang tak mengenal Jakarta, Jakarta adalah Ibukota Indonesia dan memiliki konsep Smart City dimana para disabilitas bisa nyaman untuk mengelilingi kota ini. Di kota ini disediakan banyak trotoar yang ramah bagi disabilitas, karena trotoar banyak dibuat lebar serta dibuat melandai agar pengguna kursi roda tidak sulit untuk mengakses trotoar. Disamping itu terdapat juga bollard atau tiang penahan, agar pengguna trotoar terlindungi dari kendaraan apabila suatu waktu kendaraan kehilangan arah dan menuju trotoar.

Adapun destinasi wisata ramah disabilitas yang bisa dinikmati di kota Jakarta ini, salah satunya adalah Monumen Nasional (Monas). Bangunan bersejarah yang mulai dibangun pada era soekarno ini tepat nya pada tanggal 17 Agustus 1961 ini memiliki berbagai Diorama dari mulai masa pra sejarah sampai masa orde baru. Pengunjung disabilitas dimanjakan dengan disediakannya fasilitas kursi roda yang terdapat di dekat pintu masuk, selain itu bila ingin menuju toilet terdapat ramp yang memudahkan akses keluar masuk.

Tidak lengkap rasanya bila ke Monas tanpa mengunjungi lantai atas monumen ini. Penyandang disabilitas sangat dimanjakan untuk akses ke lantai atas, karena terdapat lift khusus pengguna kursi roda yang bisa menjangkau ke lantai atas. Terdapat pula petugas yang siap berjaga apabila membutuhkan bantuan.

Selain monas di Jakarta lokasi lain yang ramah disabilitas adalah Masjid Istiqlal. Tujuan wisata religi ini bisa menjadi opsi bagi difabel, karena di masjid ini terdapat lift khusus bagi pengguna kursi roda.

Bandung

Gedung Sate Bandung
Credit: Source
Salah satu kota yang memiliki udara sejuk di pulau Jawa ini sangat layak untuk dikunjungi, terlebih bagi penyandang disabilitas. Sama seperti Jakarta, Bandung sangat ramah bagi penyandang disabilitas, terlebih desain kota ini di renovasi ulang oleh Ridwan Kamil yang dahulunya menjadi Walikota Bandung, yang menjadikan kota ini sangat ramah bagi penyandang disabilitas.

Di kota ini terdapat banyak taman ramah disabilitas yang bisa dikunjungi seperti Babakan Siliwangi, Taman Film, Taman Superhero, Taman Musik, Taman Inklusi dan semua ini bisa dinikmati secara gratis. Adapun ikon kota Bandung seperti Gedung Sate yang wajib untuk dikunjungi, persis di depan Gedung Sate terdapat taman Gasibu yang bisa digunakan untuk bersantai maupun berolahraga. Di seberang taman Gasibu juga terdapat Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, dimana disini terdapat berbagai diorama disaat rakyat Jawa Barat melawan penjajah.

Di Bandung terdapat banyak pula destinasi wisata yang dikunjungi, seperti Fairy Garden, FarmHouse Lembang, The Great Asia Africa dan masih banyak lagi.

Yogyakarta

Tugu Yogyakarta
Credit: Source

Yogyakarta berhasil jadi kota ramah disabilitas, kota ini pun menyediakan berbagai fasilitas tempat umum dan destinasi wisata ramah disabilitas.

Destinasi ramah disabilitas yang bisa dikunjungi yaitu Benteng Vredeburg, Malioboro, Gembira Loka, Keraton Yogyakarta, Taman Pintar, dan Taman Pelangi Monjali. Benteng Vredeburg sangat ramah bagi disabilitas terlebih di destinasi ini terdapat fasilitas kursi roda, jalur khusus kursi roda, dan guiding block yang membantu memandu tuna netra.

Destinasi lain yaitu Taman Pintar, di lokasi ini pengunjung dapat menikmati wisata edukasi dimana terdapat berbagai macam permainan yang berbasis pengetahuan dan sains. Lokasi ini sangat cocok untuk anak-anak yang ingin bermain sambil belajar. Adapun biaya tiket masuk untuk lokasi ini untuk anak-anak sebesar Rp. 12.000 dan dewasa Rp. 20.000. Di Taman Pintar ini terdapat ramp dan toilet ramah disabilitas.

Malang

Balai Kota Malang
Credit: Source
Kota yang memiliki udara sejuk lainnya di pulau Jawa adalah Malang, ya iklim di kota Malang hampir mirip dengan kota Bandung. Malang pun ramah untuk dikunjungi disabilitas, karena terdapat beberapa pelayanan publik yang dikhususkan untuk penyandang disabilitas di kota ini.

Ada berbagai destinasi wisata di kota ini yang ramah disabilitas seperti Taman Wisata Pinus Bendosari, Batu Secret Zoo Jatim Park 2, Batu Night Spectacular, dan Museum Angkut. Di Museum Angkut para penyandang disabilitas akan dimanjakan dengan disediakannya jalan khusus bagi pengguna kursi roda. Adapun lift dan toilet khusus bagi difabel.

Destinasi lain yaitu Jatim Park 2, disini terdapat fasilitas kursi roda yang bisa dipinjam bagi pengunjung yang membutuhkan.

Tuesday, October 25, 2022

What You May Not Have Known About Indonesia's Borobudur Temple


Borobudur Temple
Credit: Source

You must at least once in your lifetime see the majestic Borobudur temple, the largest Buddhist structure in the world, which is situated on the island of Java. The region is surrounded by breathtaking natural landscape unique to Central Java.

The temple is perched majestically on a hill with a view of far-off hills and lush green plains. The temple was constructed between AD 780 and 840 during the rule of the Syailendra dynasty, and its Gupta architectural style displays India's influence on the area. However, enough native sceneries and components have been added to make Borobudur distinctly Indonesian.