wisata | Rizkooblogsite - Welcome! Travel Culinary Tips And Reference

Rizkooblogsite - Welcome!: wisata

wisata

Showing posts with label wisata. Show all posts
Showing posts with label wisata. Show all posts

Wednesday, December 7, 2022

Berwisata dengan Gaya Green Travel


Berwisata dengan Gaya Green Travel

Menikmati perjalanan tentu saja menjadi satu kegiatan yang sangat menyenangkan. Nah, kali ini kamu dapat mencoba melakukan green travel yang menyenangkan.

Green travel sendiri merupakan sebuah jenis gaya traveling yang sedang berkembang saat ini. Maksud dari green travel ini adalah kamu diperkenankan untuk melakukan perjalanan wisata dengan tetap menjaga lingkungan alam dan kebudayaan destinasi wisata yang sedang kamu kunjungi tersebut.

Hal ini berarti selama perjalanan tersebut, kamu turut serta dalam mengkonservasi tanaman, kehidupan satwa liar, turut serta hidup seperti layaknya warga lokal, dan memberikan kontribusi positif untuk destinasi wisata tersebut.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahasnya dalam menikmati perjalanan dengan gaya green travel. Yuk, simak pembahasannya berikut ini.

1. Memilih Destinasi Wisata yang Sesuai dengan Lingkungan

Memilih Destinasi Wisata
Memilih Destinasi Wisata. Credit: Source

Kamu dapat mencoba untuk memilih destinasi wisata yang memiliki gaya green travel. Ada beberapa destinasi wisata yang dapat kamu pilih karena menomor satukan lingkungan.

Ya, dengan demikian tentu saja kamu akan merasakan mengunjungi destinasi wisata tertentu yang menomorsatukan standar proteksi lingkungan, sosial, serta catatan hak manusia.

Nah, beberapa destinasi wisata yang menomorsatukan lingkungan dan dapat kamu kunjungi misalnya adalah The Bahamas, Barbados, Cape Verde, Chili, Dominica, Latvia, Lithuania, Mauritius, Palau dan Uruguay.

Dengan mengunjungi destinasi-destinasi tersebut kamu juga dapat memperhatikan gaya green travel yang sedang kamu lakukan. Menyenangkan bukan ketika bisa mengunjungi destinasi wisata yang memiliki gaya green travel?

2. Memilih Green Hotel

Memilih Green Hotel
Memilih Green Hotel. Credit: Source

Hal pertama yang mesti kamu perhatikan jika ingin memiliki green travel adalah dengan memilih green hotel sebagai penginapanmu selama kamu mengunjungi destinasi-destinasi wisata.

Nah, untuk dapat mengetahui apakah penginapanmu tersebut termasuk dalam green hotel atau tidak, ada beberapa pertanyaan yang dapat kamu tanyakan.

Pertanyaaan itu seperti apakah hotel tersebut dikelola oleh warga lokal. Green hotel berarti hotel tersebut dikelola oleh warga lokal. Jika tidak, perhatikanlah setidaknya hotel tersebut harus mempekerjakan masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hotel.

Dengan mempekerjakan masyarakat lokal, hal ini berarti hotel ini termasuk dalam green hotel. Karena itu berarti hotel ini memberikan manfaat bagi masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hotel tersebut.

Selain pertanyaan seperti berasal darimanakah staf hotel tersebut, kamu juga dapat mengajukan pertanyaan mengenai seperti apakah program recycle yang dimiliki oleh hotel tersebut.

Maksud dari recycle ini adalah dapat berbentuk seperti composting, sedikitnya tissue yang digunakan di tempat tersebut, penggunaan tas laundry yang tidak sekali pakai, dan lain-lain.

Selain itu, kamu juga dapat mempertanyakan mengenai handuk yang digunakan. Apakah tamu hotel tersebut memiliki kesempatan untuk menggunakan kembali handuk yang tersedia atau tidak.

Penggunaan kembali handuk yang tersedia tentu saja dapat membuat perjalanan green travel-mu menjadi lebih terbantu. Ya, cobalah untuk memilih hotel yang menawarkan pilihan untuk menggunakan kembali handuk yang tersedia.

Selain itu, pertanyakan pula mengenai program apa saja yang dimiliki oleh hotel tersebut untuk mendukung lingkungan. Program yang dapat dimiliki oleh hotel tersebut misalnya adalah efisiensi energy penerangan, penggunaan air daur ulang untuk toilet hotel dan lain-lain.

Green hotel yang baik juga dapat menggunakan alternatif energi lainnya untuk pembangkit energi hotel tersebut. Selain itu, pertanyakanlah juga mengenai bagaimana kontribusi hotel tersebut terhadap komunitas lokal di hotel tersebut.

3. Selama Kamu Tinggal di Hotel Tersebut

Penghematan air
Penghematan air. Credit: Source

Selama kamu tinggal di hotel tersebut, kamu juga dapat menerapkan berbagai tips dan prinsip yang dapat mendukung perjalanan dengan gaya green travel-mu tersebut.

Jika kamu memang tidak dapat mendapatkan hotel dengan jenis green hotel, kamu juga dapat menerapkan berbagai tips dan prinsip yang dapat mendukung perjalanan green travelmu.

Beberapa tips dan prinsip yang dapat kamu lakukan antara lain adalah melakukan penghematan terhadap air. Gunakanlah air dengan sebagai mana mestinya.

Selalu usahakan agar kamu mematikan air ketika kamu sedang menyikat gigimu. Selain itu, pastikan kamu untuk tidak mandi terlalu lama agar air yang kamu gunakan juga tidak begitu banyak.

Prinsip lain yang dapat kamu lakukan adalah ketika kamu memutuskan untuk keluar dari ruangan, pastikan kamu mematikan AC, televisi, lampu, serta berbagai alat listrik yang lainnya.

Dengan menggunakan prinsip tersebut, maka kamu akan turut serta meminimalisir penggunaan energi dan memastikan bahwa kamu menggunakan energy tersebut dengan sebaik-baiknya.

Selama kamu berada di penginapan tersebut, pastikan kamu menggunakan kembali handuk yang tersedia. Hal ini tentu akan lebih baik jika dibandingkan kamu harus menggunakan handuk yang berbeda setiap harinya.

Banyak hotel tidak akan mengganti handukmu jika kamu tetap memastikan bahwa handuk tersebut senantiasa terlihat rapi. Untuk itu, pastikan kamu memastikan handuk yang kamu gunakan agar kamu terlihat rapi.

Untuk lebih memastikan, kamu dapat mencoba untuk menulis catatan kecil pada pihak hotel. Catatan kecil itu guna memastikan agar pihak hotel tidak mengganti handuk tersebut.

Pastikan kamu membawa sendiri perlengkapan mandimu ketika kamu menginap di sebuah hotel. Nah, dengan demikian kamu dapat meminimalisir penggunaan perlengkapan mandi yang disediakan oleh pihak hotel.

Kamu bisa juga memilih untuk membawa perlengkapan mandi tersebut untuk digunakan selama kamu menginap di sana atau membawanya pulang.

Dengan demikian, pihak hotel tidak perlu harus mengganti perlengkapan mandimu tersebut setiap hari. Hal ini tentu memberikan dampak positif terhadap lingkungan, bukan?

Kamu juga dapat memberikan komentar atau masukan kepada pihak hotel. Tunjukkanlah apresiasimu jika kamu berpikir bahwa pihak hotel telah menerapkan system green hotel dengan baik dan jika masih belum baik sistemnya, kamu dapat mencoba untuk memberikan saran dan masukan pada pihak hotel.

4. Perhatikan Caramu Berkeliling di Kota Tersebut

Transportasi Ramah Lingkungan
Transportasi Ramah Lingkungan. Credit: Source

Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk menerapkan prinsip green travel dalam kegiatan wisatamu. Ya, perhatikanlah transportasi yang kamu gunakan untuk berkeliling kota tujuan wisatamu tersebut.

Jika ingin menanamkan gaya green travel, cobalah untuk meminimalisir penggunaan pesawat terbang. Hal ini terutama apabila jarak dari tempat tujuan awalmu menuju destinasi tujuan tidak terlalu jauh.

Ya, mungkin kamu dapat mencoba untuk mempertimbangkan mengenai masalah transportasi yang akan kamu gunakan untuk mencapai destinasi wisata tujuanmu tersebut.

Untuk perjalanan yang lebih pendek, kamu dapat memilih untuk menggunakan kereta. Ya, saat ini tersedia banyak pilihan kereta terutama di daerah Eropa yang dapat kamu gunakan untuk perjalanan wisatamu ini.

Nah, ketika tiba pada bagian meminjam mobil selama berada di kota tujuan, kamu dapat memilih untuk menggunakan city car yang kecil. Ya, hindarilah untuk menggunakan mobil yang besar.

Ketika menggunakan city car yang kecil berarti kamu memilih untuk menghemat bahan bakar. Hal ini konon dapat terjadi karena bahan bakar yang dikonsumsi mobil city car sendiri cenderung lebih hemat jika dibandingkan mobil besar lainnya. Jika memungkinkan, kamu juga dapat menggunakan mobil hybrid atau mobil listrik selama kamu berada di kota tujuan.

Selain itu, ketika kamu berada di kota tujuanmu tersebut, kamu dapat mencoba untuk terus menggunakan transportasi umum. Ya, gunakanlah transportasi umum ketimbang harus menggunakan taksi atau menyewa mobil.

Jika memungkinkan, kamu juga dapat memikirkan untuk menyewa sepeda atau berjalan kaki. Nah, dengan demikian tentu saja hal ini akan membuat green travel-mu menjadi semakin sukses. Tentu akan sangat menyenangkan ketika kita dapat membuat perubahan bagi lingkungan, bukan?

5. Perjalanan Wisata yang Bertanggung Jawab

Wisata dengan tanggung jawab
Wisata dengan tanggung jawab. Credit: Source

Dalam melakukan perjalanan wisata selama berada di suatu tempat, selalu pastikan kamu menerapkan prinsip green travel. Prinsip yang kamu terapkan adalah jangan ambil apapun kecuali foto, serta jangan tinggalkan apapun selain jejak kaki.

Kamu dapat mencoba untuk mengambil tur yang ramah lingkungan. Caranya adalah pastikan kamu mengambil tur dengan jumlah anggota grup yang tidak begitu besar.

Selain itu, kamu juga dapat mencoba untuk memastikan bahwa kamu akan dipandu oleh seorang pemandu tur yang merupakan warga lokal. Dengan menggunakan pemandu tur yang merupakan warga lokal, maka kamu turut serta mewujudkan green travel.

Menggunakan pemandu tur lokal juga memiliki nilai positif karena hal tersebut berarti bahwa pemandu tur tersebut mengetahui seluk beluk destinasi kota tujuanmu.

Kamu tentu dapat bebas bertanya mengenai seluk beluk destinasi wisatamu. Selain itu, kamu juga dapat bebas bertanya mengenai sejarah destinasi wisata tujuanmu tersebut.

Selain itu, selalu pastikan kamu menyediakan kantong plastik kosong di dalam tasmu. Hal ini akan sangat membantu terutama jika kamu hendak membuang sampah.

Ya, jika kamu merasa sulit untuk mendapatkan tempat sampah, kamu dapat menaruh sampahmu terlebih dahulu di kantong plastik yang kamu bawa. Selain itu, pastikan pula kamu membawa sampahmu tersebut dan baru membuangnya jika kamu menemukan tempat sampah. Hal ini tentu akan berdampak dengan sangat baik bagi lingkungan, bukan?

Hal lain yang dapat kamu lakukan adalah ketika kamu memutuskan untuk melakukan kegiatan snorkeling, pastikan kamu hanya menyentuh terumbu karang yang tersedia di bawah laut.

Ya, jangan ambil apapun yang kamu lihat di dalam laut. Sebaiknya, kamu memang hanya menyaksikan keindahannya dan bersyukur karena diberi kesempatan menikmati keindahan alam di bawah laut.

Ketika kamu hendak membeli oleh-oleh, selalu pastikan kamu membeli oleh-oleh lokal. Jika terasa dibutuhkan, kamu dapat membeli oleh-oleh yang dibuat oleh warga lokal.

Dengan membeli oleh-oleh yang dibuat oleh warga lokal, hal ini berarti kamu menghargai masyarakat lokal. Dan tentu saja hal seperti ini sangat baik untuk mendukung gaya green travel-mu.

Selain itu, cobalah untuk memperlakukan warga lokal dengan sopan. Hargailah kebiasaan mereka walaupun kebiasaan tersebut terasa janggal dan berbeda.

Pelajari pula kebudayaan mereka. Selalu ingat bahwa di sana, kamu-lah yang menjadi tamu sehingga kamulah yang harus beradaptasi dengan warga lokal di sana.

Kamu juga dapat mencoba mempelajari sedikit bahasa lokal jika dibutuhkan. Nah, tentu saja warga lokal akan merasa sangat bahagia melihatmu mengapresiasi bahasa mereka.

Bayangkan saja jika kita yang berada di posisi mereka? Tentu saja akan sangat menyenangkan jika mengetahui ada orang asing yang tertarik dengan kebudayaan kita, bukan?

Selain itu, cobalah untuk mempertimbangkan diri dengan mengikuti kegiatan volunteer yang terdapat di sana. Ya, pastikan kamu juga memikirkan bagaimana caranya agar dapat berkontribusi lebih terhadap destinasi wisata tujuanmu.

Mengikuti kegiatan volunteer memang tentunya dapat menjadi pertimbanganmu terutama jika kamu berniat untuk menghabiskan waktu yang cukup panjang di destinasi wisata tujuanmu tersebut.

Namun, jika kamu tidak berniat untuk menghabiskan waktu di destinasi wisatamu tersebut dalam jumlah yang panjang maka sebaiknya kamu memikirkan kembali untuk mengikuti kegiatan volunteer. Atau bisa juga kamu mengikuti kegiatan volunteer dalam jangka waktu yang sebentar.

6. Pikirkan Masalah Tawar Menawar

Pikirkan masalah tawar menawar
Pikirkan masalah tawar menawar. Credit: Source

Ketika kamu sedang memutuskan untuk mengunjungi suatu destinasi wisata dan berminat untuk membeli oleh-oleh, maka kamu dapat memikirkan masalah tawar-menawar.

Ya, pastikan kamu memiliki trik khusus sebelum kamu membeli oleh-oleh. Nah, cobalah untuk mempraktekan trik tersebut.

Cobalah untuk bertanya pada pihak hotel atau penginapanmu. Ya, cobalah bertanya mengenai berapa biaya yang harus dikeluarkan jika kamu ingin membeli beberapa cinderamata khas destinasi wisata tujuanmu tersebut.

Jangan lupa untuk menanyakan berapa biaya yang harus kamu keluarkan jika harus menawar cinderamata yang ingin kamu beli tersebut. Ya, pastikan kamu mengetahui tips dan trik tersendiri sebelum kamu memutuskan untuk membeli cinderamata tersebut.

Pastikan pula bahwa apa yang akan kamu beli memang merupakan barang yang sangat khas dari destinasi wisata tersebut.

7. Membagi Pengalaman

Berbagi pengalaman
Berbagi pengalaman. Credit: Source

Setibanya di destinasi asalmu, pastikan kamu membagi pengalamanmu kepada orang-orang. Ya, ceritakanlah tipsmu ketika kamu melakukan kegiatan green travel ini.

Ceritakanlah bagaimana persiapanmu sedari awal merencanakan kegiatan wisata ini. Kemudian ceritakan pula bagaimana kamu mencoba untuk merasa lebih dekat dengan warga lokal.

Kamu juga dapat menceritakan bagaimana warga lokal destinasi wisata tujuanmu tersebut telah lebih dekat dengan lingkungan. Bagikanlah sudut pandangmu apakah mereka sudah cukup menghargai lingkungan dengan menggunakan transportasi umum atau belum.

Selain itu, kamu juga dapat memberikan tips dan trik mengenai bagaimana warga lokal menghargai lingkungan mereka sendiri. Cobalah juga untuk berbagi pesan dan kesan mengenai destinasi wisata tujuanmu itu.

Kamu juga dapat memberikan rekomendasi mengenai green hotel yang terdapat di destinasi wisata tersebut. Tentang bagaimana mereka mulai menghargai lingkungan dan menerapkan berbagai cara penghematan agar dapat menjaga lingkungan.

Bagikan pula tips dan trik mengenai menemukan cinderamata lokal. Bagaimana caramu menawar harga barang cinderamata tersebut jika kamu menemukan bahwa cinderamata tersebut memang berharga namun juga dapat kamu miliki dengan harga yang terjangkau.

Kamu juga dapat mencoba untuk berbagi tips mengenai tur guide lokal. Berikanlah tips mengenai bagaimana cara menemukan tur yang menyediakan guide lokal dengan harga yang terjangkau. Tidak lupa tur tersebut juga biasanya memiliki anggota dalam jumlah yang tidak terlalu besar.

Berbagi pengalaman tentu saja akan sangat menyenangkan dan juga bermanfaat. Untuk itu, jangan lupa untuk membagikan pengalamanmu ini.

Nah, itulah dia pembahasan mengenai menikmati perjalanan dengan gaya green travel. Karena sekecil apapun yang kita lakukan untuk lingkungan tentu akan sangat berharga baik untuk hari ini maupun di masa depan.

Happy traveling!

Monday, December 5, 2022

12 Rekomendasi Tempat Destinasi Tahun Baru Di Indonesia


12 Rekomendasi Tempat Destinasi Tahun Baru Di Indonesia

Tidak lama lagi tahun akan berganti, dan sudah sangat lumrah ketika kita mulai memikirkan ‘Mau kemana merayakan tahun baru nanti?

Ya, Tahun baru memang menjadi momen penting bagi sebagian besar orang. Tidak hanya merayakan karena bersyukur akan pertemuan dengan tahun yang baru, namun juga karena adanya hari libur yang sangat sayang untuk dilewatkan tanpa kesan.

Setiap kota biasanya memiliki lokasi populer untuk merayakan puncak tahun baru, baik yang diadakan pemerintah setempat maupun oleh pihak swasta. Yang paling menjadi daya tarik biasanya ialah pesta kembang apinya. Banyak dan semaraknya kembang api yang akan dinyalakan, berbanding lurus dengan banyaknya pengunjung tempat tersebut.

Nah, berikut akan diulas beberapa tempat dari beberapa kota berbeda yang biasa menjadi pilihan warganya untuk merayakan pesta tahun baru.

1. Karnaval Sipasan di Padang untuk Memeriahkan Penghujung Tahunmu

Kota Padang mungkin bisa menjadi list pilihanmu untuk menghabiskan liburan akhir tahun. Tidak hanya untuk memuaskan hasrat perut menikmati rendang dari tempat asalnya, tapi juga akan semakin spesial dengan ikut serta dalam sebuah acara tahunan besar bertajuk Karnaval Sipasan.

Tradisi Sipasan sendiri sebenarnya berasal dari budaya Taiwan yang sering dilakukan di berbagai negara termasuk di Indonesia terkhusus Kota Padang ini.

Karnaval Sipasan yang diadakan oleh Himpunan Bersatu Teguh (HBT), sebuah Komunitas Tionghoa di padang. Karnaval tersebut sendiri mirip dengan arak-arakan barongsai naga panjang dengan anak-anak duduk di tandu di atas naga. Mereka diarak berkeliling kota dan berakhir di salah satu klenteng. Penyelenggaraanya berlangsung secara rutin setiap tanggal 31 Desember dalam rangka ulang tahun HBT dan menyambut Tahun baru.

Tradisi Sipasan
Tradisi Sipasan. Credit: Source

2. Tahun Baruan di Bogor Tak Cuma Puncak ! Bukit Kapur Bisa Menjadi Pilihan Bagi Kalian Pecinta Wisata Alam


Tahun baru dan Bogor mungkin yang terbayang ialah kawasan Puncak. Ribuan kendaraan dari berbagai daerah rela bermacet ria demi menikmati kesejukan kawasan puncak dan kesemarakan saat tahun baruan.

Tapi Bogor tentu tak sesempit itu, masih ada Bukit Kapur yang bisa kamu tuju tanpa haris mengikut kebiasaan klasik itu. Lokasinya berada di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Biasanya banyak Mahasiswa dari kampus ternamaan di Bogor yang rela mendaki Bukit Kapur (sering disebut Gunung Kapur) tersebut karena lokasinya yang cukup dekat dari kampus utama di wilayah Darmaga.

Titik awal pendakian ialah di daerah Cibadak, kamu bisa tanya dengan penduduk setempat jika bingung. Mendaki juga tidak butuh waktu terlalu lama yaitu sekitar 45 menit, hanya saja trek nya memang cukup menantang sehingga harus tetap waspada.

Sampai di puncak bukit, hamparan kerlip lampu dari rumah-rumah di bawahnya akan menyambut dengan ramahnya. Kamu tentu ada baiknya membawa tenda untuk camping dan menikmati nuansa malam dari ketinggian ini. Jangan lupa membawa bekal yang cukup karena tak ada warung disana.

Puncak pergantian tahun dari puncak bukit akan membuat kalian terpanah. Ratusan atau mungkin ribuan kembang api yang dinyalakan warga dibawah akan sangat semarak. Selepasnya, kalian bisa tidur di tenda dan menunggu matahari terbit. Jadi, kalian bisa merasakan dua sensasi sekaligus dari Bukit Kapur ini, pesta kembang api dan sunrise pertama di tahun baru.

Bukit Kapur Ciampea
Bukit Kapur Ciampea. Credit: Source

3. Sambut Detik Tahun Baru dari Puncak Tertinggi Kota Bandung? Siapa yang Bisa Menolak!

Kota Mode satu ini selalu saja menarik perhatian, termasuk untuk mengawali detik-detik tahun baru. Hampir di seluruh sudut kota, ada saja spot keramaian tahun baru. Jika Alun-alun kota atau Lapangan Tegalega tidak begitu menarik perhatian, nampaknya Titik Tertinggi kota harus menjadi list tahun baru esok.

Bukit Moko, begitulan lokasi ini dikenal. Terletak di Kawasan Padasuka, Desa Cimenyan. Bagi warga Bandung yang sudah mengenal Caringin Tilu (Cartil), maka Bukit Moko terletak lebih tinggi dan untuk menujunya bisa melalui jalur Cartil. Memang, Bukit moko masih kalah tenar dengan Cartil, hal ini mungkin karena untuk menuju Moko tidak bisa menggunakan mobil alias harus menggunakan motor atau berjalan kaki. Namun, karena berada di puncak tertinggi yaitu 1500 mdpl, maka kesulitan itu akan terbayarkan.

Bagi kamu yang memang berniat datang, kamu bisa lewat Jalan Padasuka (arah Cartil) karena jalur ini yang paling aman dan mungkin dilalui dengan menggunakan motor. Sesampainya di cartil, terus lanjutkan perjalanan menanjak dan sampai melalui jalanan yang rusak. Patokan dari puncaknya sendiri ialah sebuah warung makan yang biasa dijadikan patokan pengunjung saat datang malam hari dari sinar lampunya.

Sampai di puncak bukit, tentu sudah bisa terbayang apa yang akan dinikmati. Kerlap kerlip lampu malamnya Kota Bandung yang terbentang akan sangat memukau, ditambah lagi semaraknya kembang api yang bersahut sahutan.

Lepas menikmati pesta kembang api, tak ada salahnya menunggu matahari terbit yang siap menyambut hari pertama di tahun yang baru. Dan jangan lupa, jangan sampai salah kostum karena tentu dinginnya malam diatas bukit bukan hal yang nyaman tanpa pakaian tebal, apalagi Januari biasanya ialah musim hujan dengan suhu terendah.

Pemandangan Bandung dari atas Bukit Moko
Pemandangan Bandung dari atas Bukit Moko. Credit: Source

4. Istimewanya Jogja dalam Semarak Tahun Baru di Titik 0 km

Jogja Istimewa, Istimewanya Jogja nampaknya selalu berlaku sepanjang tahun termasuk saat momen pergantian tahun. Meskipun ada banyak tempat di jogja yang menyelenggarakan pesta kembang api, namun Titik 0 km Jogja bisa menjadi pilihan karena cukup luas, ada banyak spot yang variatif, dan tentunya kesemarakan kembang apinya.

Selama menunggu detik-detik pergantian tahun, pengunjung dapat menikmati berbagai pementasan baik yang diadakan oleh pemerintah maupun oleh warganya sendiri.

Karena semarak dan pastinya akan tumpah ruah warga, maka tentu saja kalian harus datang lebih cepat. Beberapa kantong parkir juga biasa sudah disediakan oleh pihak kepolisian seperti di Panembahan Senopato, halaman UPN, dan kawasan sekitarnya.

Titik Nol Jogja
Titik Nol Jogja. Credit: Source

5. Jogja Juga Punya Bukit Bintang untuk Melihat Kembang Api dari Ketinggian

Ikut merasakan pesta kembang api langsung dan mendongakkan kepala untuk melihatnya memang menyenangkan, tapi menyaksikan dentuman pecahnya kembang api tanpa mengangkat arah pandangan juga akan semakin menyenangkan, apalagi akan ada ratusan kembang api yang bersahut-sahutan.

Ya, melihat pesta kembang api dari ketinggian tentu akan menyenangkan ibarat melihat lautan cahaya yang berkelap-kelip. Salah satu spot untuk menyaksikan nuansa tersebut di Jogja ialah di Bukit Bintang, sebuah kawasan perbukitan di Gunung Kidul dimana hamparan Kota jogja yang berkelap kelip saat malam akan menjadi suguhan utamanya.

Dari pusat kota Jogja, menuju bukit bintang normalnya ialah sekitar 1 jam, tapi saat tanggal 31 Desember dapat dipastikan akan terjadi kemacetan panjang untuk menuju kawasan dengan jalan berkelok tersebut. Untuk itu, kalian harus menyiapkan diri lebih awal sekitar sore hari, karena jika sudah malam, maka mungkin akan memakan waktu hingga 2-3 jam.

Pemandangan lampu kota dari Bukit Bintang Jogja
Pemandangan lampu kota dari Bukit Bintang Jogja. Credit: Source

6. Tak Perlu Jauh, Kamu Yang Tinggal di Jakarta Bisa Memilih Kepulauan Seribu

Bosan dengan nuansa Monas, Bundaran HI, atau justru pergi ke Puncak Bogor yang macetnya tiada tanding saat akhir tahun, maka kamu bisa melancong ke arah utara Jakarta di kawasan kepulauan Seribu.

Ada banyak pilihan pulau-pulau cantik yang siap menyambut pengunjung untuk menghabiskan malam pergantian tahun. Biasanya setiap pulau-pulau tersebut memilki tema acara khusus seperti pagelaran musik, seni, gala dinner, pesta pantai, dan puncaknya ialah pesta kembang api.

Beberapa pilihan pulau yang biasa memberikan paket wisata tahun baru ialah Pulau Bidadari, Pulau Pantara, Pulau Ayer, Pulau Alam Kotok, Pulau Pelangi, Pulau Sepa, dan Pulau Putri, Tarifnya juga beragam dari mulai Rp 500.000 hingga jutaan rupiah per orangnya. Meskipun mungkin butuh budget lebih, tapi dengan ikut paket wisata ini kalian tak perlu repot. Toh, tak ada salahnya memanjakan diri untuk menutup dan mengawali tahun bukan?

Kepulauan Seribu di waktu senja
Kepulauan Seribu di waktu senja. Credit: Source

7. Meskipun Mainstream, tapi Pantai Kuta Bali Memang Selalu Menyenangkan

Ramainya Bali di musim liburan tahun baru memang bukan rahasia lagi. Namun nayatanya itu tidak mengurungkan niat banyak wisatawan untuk datang. Hal tersebut cukup beralasan karena memang Bali siap menjamu siapapun dengan berbagai pilihan jenis semarak tahun baruan.

Salah satu yang selalu menjadi spot ramai ialah di kawasan Pantai Kuta. Di sepanjang garis pantainya akan mulai ramai disambangi berbagai kalangan sejak sore hari. Bagi kalian yang datang saat malam, ada baiknya memarkirkan kendaraan di luar kawasan jalan jimbaran untuk menghindari kemacetan.

Uniknya jika menikmati pesta kembang api di Pantai kuta ini ialah biasanya semarak kembang api sudah mulai menyala sejak jam 10 malam, nonstop hinggga puncak tengah malam.

Hal yang perlu disiapkan ialah akan datangnya hujan. Karena akhir desember dan januari memang sudah biasa menjadi puncak musim hujan, tak jarang saat malam tahun baru guyuran hujanpun akan ikut mengambil tempat. Tapi meskipun hujan deras, kemeriahan kembang api di pantai kuta akan tetap ada bahkan mungkin akan lebih meriah karena kesenangan bermandi hujan.

Pantai Kuta Bali
Pantai Kuta Bali. Credit: Source

8. Bersanding dengan Jembatan Ampera, Kilau Kembang Api akan Sangat Mempesona

Kamu yang hendak berlibur akhir tahun, tak ada salahnya memilih Kotanya Pempek ini. Palembang punya spot andalan untuk memeriahkan pesta tahun baru yaitu di kawasan Plaza Benteng Kuto Besak.

Berlatarkan Jembatan Ampera, itulah yang membuat kilauan dari Kembang Api semakin mempesona tidak hanya untuk dinikmati mata telanjang, tapi juga bagi pecinta fotografi.

Di kawasan ini juga biasanya diadakan panggung hiburan sehingga selama menunggu detik pergantian tahun, kamu tak akan merasa bosan.

Jika ingin lebih romantis sekalipun, kamu bisa berkunjung ke restoran tepi sungai. Namun perlu diingat agar memesan telebih dahulu karena biasanya sudah banyak yang reserved sejak siang harinya.

Pesta kembang api di jembatan Ampera
Pesta kembang api di jembatan Ampera. Credit: Source

9. Tak Keliru Memilih Pantai Losari Makassar untuk Menghabiskan Akhir Tahun

Pusat perayaan tahun baru secara massal yang diadakan pemerintah setempat bagi warga Makassar salah satunya ialah 2di kawasan Pantai Losari. Pantai yang memanjang dengan plaza luas yang telah dibangun membuatnya sangat nyaman untuk berkumpul termasuk dalam pagelaran besar seperti pesta kembang api tahun baruan.

Biasanya keramaian sudah sangat padat semenjak maghrib dimana warga biasanya memilih untuk menikmati kuliner di berbagai cafe dikawasan sekitar Jalan Penghibur, Pantai Losari. Mulai pukul 10 malam, barulah warga bergerak menuju plaza baik di pusat anjungan Pantai Losari ataupun anjungan lainnya. Dentuman kembang apipun sudah mulai bergemuruh menghiasi langit Makassar berpadu dengan terompet hingga pergantian tahunpun berlangsung.

Pantai Losari Makassar
Pantai Losari Makassar. Credit: Source

10. Mau Piknik di Pantai untuk berpesta Tahun Baru? Pantai Sawarna Pilihannya

Meskipun jumlah kunjungan saat akhir tahun semakin membludak, namun pantai yang berada di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten ini tetap menggiurkan untuk mengadakan berpiknik dan pesta tahun baruan bersama teman, keluarga, atau pasangan.

Selama menanti detik-detik pergantian tahun, kalian bisa memilih spot terbaik untuk membuka tenda dan membuat api unggun. Memasak atau sekedar berkumpul dan bernyanyi nampaknya sudah cukup menyenangkan.

Kelebihan dari kawasan Sawarna ini ialah ada banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi baik sebelum malam pergantian tahun ataupun setelahnya, seperti Pantai Sawarna berpasir putihnya itu sendiri, Pantai Tanjung Layar, Pantai Legon Pari, Jembatan Goyang, Karang Taraje, Goa Lalay, dan beberapa lainnya.

Bagi kamu yang tak berminat piknik dengan membawa tenda, kamu bisa menginap di puluhan penginapan yang ada disana. Hanya saja perlu diingat untuk memesannya jauh-jauh hari karena tentu akan sangat penuh pesanan.

Pantai Sawarna
Pantai Sawarna. Credit: Source

11. Telaga Sarangan di Magetan, Siap Memelukmu dalam Dinginnya Malam Tahun Baru

Bagi warga Magetan, objek wisata Telaga Sarangan mungkin sudah tidak asing lagi. Jaraknya sekitar 1 jam perjalanan dari pusat Kota Magetan. Telaga ini sendiri berada dekat dengan Gunung Lawu, sekitar 1.000 mdpl, sehingga jangan sampai salah kostum karena dinginnya malam cukup membuat gemetar otot-otot tubuh.

Jika kamu benar-benar berminat datang di Telaga Sarangan untuk menghabiskan sisa akhir tahun dan menyambut tahun yang baru, maka datanglah setidaknya dari sore hari karena jalanan menuju lokasi akan sangat macet dan padat. Kondisi kendaraan juga pastikan prima, karena jalanan naik-turun dan berkelok-kelok.

Hal lain yang harus disiapkan ialah memesan hotel atau penginapan jauh-jauh hari. Hal ini karena sudah sangat lumrah jika penginapan akan full bahkan di h-2 hari.

Selama malam tahun baru dan menjelang detik-detik pergantian tahun, suguhan kembang api akan menghiasi langit Sarangan. Semarak dan meriah layaknya pesta tahun baru di perkotaan. Sembari menikmati suguhan tersebut, kamu bisa memesan sate kelinci yang banyak dijajakan di sepanjang jalanan. Kawasan Sarangan memang terkenal juga dengan Sate Kelinci yang katanya rendah lemak.

Esoknya, ada baiknya jangan langsung pulang karena masih ada beberapa objek wisata lain di sekitaran kawasan ini seperti Air Terjun Tirtasari yang berada di Barat Daya dari Telaga Sarangan dan Panorama dari Puncak Lawu.

Telaga Sarangan Magetan
Telaga Sarangan Magetan. Credit: Source

12. Kamu Sangat Relijius? Kenapa Tidak untuk Memilih Masjid Istiqlal

Merayakan Tahun baru sejatinya mengoreksi dan introspeksi diri untuk kehidupan lebih baik tahun berikutnya. Merasakan euforia tahun barupun tak melulu dengan menyambangi objek wisata. Bagi kamu yang Muslim, tak ada salahnya mengunjungi Masjid Istiqlal di Jakarta.

Dalam menyambut Tahun Baru, Masjid Negara ini juga mengadakan serangkaian acara, dari mulai Tabligh Akbar, Doa Akhir Tahun,  hingga Zikir Nasional yang biasanya dihadiri oleh pejabat-pejabat negara.

Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal. Credit: Source


Wednesday, November 30, 2022

Wisata Belanja Di Pattaya Thailand


Berbelanja Di Pattaya Thailand

Credit: Source
Kegiatan belanja merupakan hal yang paling digemari oleh banyak orang, terutama dari kalangan perempuan. Ketika berwisata sekalipun kegiatan belanja tak pernah berhenti. Makanya itu, banyak tempat wisata yang sekaligus juga menyediakan tempat berbelanja bagi para pengunjungnya sehingga bak “sambil menyelam minum air”.

Sambil berwisata juga sekalian memuaskan hasrat berbelanja. Pusat-pusat wisata Asia seperti Kuala Lumpur, Jakarta, Hongkong, Bangkok, Tokyo dan lainnya pasti memiliki tempat yang asyik untuk berbelanjanya kalangan pendatang (wisatawan).

Suasana kota Pattaya di malam hari. Credit: Source

Bagaimana dengan kamu? Tentu kamu juga berfikiran yang serupa bukan? Karena seakan sia-sia saja kamu mengunjungi suatu tempat wisata tidak dibarengi dengan aktifitas berbelanja. Kecuali bagi kalangan backpacker yang memang tujuan berwisata ke suatu daerah hanya untuk merasakan sensasi dan keindahan petualangan dengan membawa bekal alakadarnya.

Makanya fokus para backpacker bukan untuk mencari barang-barang yang bisa dijadikan oleh-oleh khas suatu daerah yang dikunjunginya, melainkan bagaimana bisa bertahan dalam kondisi apapun sekalipun dengan bekal tiris.

Begitu juga dengan Pattaya di Thailand yang tentunya memiliki andalan sejumlah tempat wisata dan belanja sekaligus. Mungkin para wisatawan yang berwisata ke Thailand lebih mengkonsentrasikan kegiatannya di Bangkok sebagai sentralnya Thailand, karena mereka tidak mengetahui bahwa Pattaya memiliki pasar atau tempat perbelanjaan yang lengkap dan menarik.

Suasana Walking Street, Pattaya di malam hari. Credit: Source
Pattaya memiliki tempat belanja yang lengkap mulai dari mall-mall megah dengan segala kelengkapan barang yang dijualnya dan ber-AC, sampai pasar atau warung pinggir jalan yang menjajakan barang dagangan dengan harga yang bisa ditawar.

Kalau kamu membutuhkan pakaian modis untuk pergi ke pesta atau menghadiri acara spesial kerabat, teman bisnis atau bahkan pacar—jika kebetulan punya pacar orang Pattaya—maka bisa langsung mengunjungi mall besar yang berada tak seberap jauh dari pusat kota.

Pattaya memiliki mall-mall besar yang mudah ditemukan karena ketersohoran namanya dan juga lokasinya yang strategis sehingga semua angkutan mengetahui dan menuju ke arah pusat perbelanjaan tersebut. Central Festival Pattaya ialah salah satu mall besar dan paling populer di Pattaya sehingga dengan mudahnya kamu bisa menemukannya.

Central Festival Mall Pattaya. Credit: Source
Tak hanya itu, Pattaya juga masih memiliki pusat perbelanjaan yang lainnya seperti The Avenue Pattaya, Royal Garden Pattaya, Mike Shopping Centre dan lainnya. Kesemua mall tersebut memiliki toko satelit dan department store dimana kamu bisa berbelanja sepuasnya untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama di kota ini.

Begitu juga kalau kamu lapar tinggal bergegas ke gerai-gerai makanan cepat saji yang bisa dengan mudahnya ditemukan disini seperti McDonalds, KFC, Pizza Hut dan juga King Burger. kamu tinggal pilih saja mau makanan yang mana?

Belanja di pusat perbelanjaan yang indoor di Pattaya tidaklah mahal. Kamu tahu setelah format factory outlet terkenal di negara-negara Barat, ada outlet mall di Pattaya dimana kamu bisa menemukan berbagai merk fashion terkenal yang berasal dari berbagai penjuru dunia dengan harga yang miring (harga pabrik).

Hal tersebut tentu saja menjadi pilihan berbelanja yang terbaik dan nyaman dimana kamu bisa mendapatkan berbagai barang murah dengan kualitas yang terbaik. Oleh sebab itu, selagi ada di Pattaya jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan barang-barang berkualitas itu.

Tidak lupa pula untuk memilih barang-barang berkualitas dengan harga diskon. Biasanya kalau cuci gudang atau ada momen-momen tertentu seperti libur akhir tahun, perayaan Natal, Lebaran dan lainnya banyak outlet yang akan banting harga sampai ke level yang terkadang tak masuk akal.

Outlet mall di Pattaya memiliki sampai 200 merk yang bisa kamu pilih sepuasnya. Hal itu belum termasuk dengan merk internasional yang namanya sudah berkibar dan diburu di berbagai negara. Tempatnya yang luas membuat siapapun yang berbelanja disini bisa leluasa untuk memilih barang-barang yang diinginkannya.

The Avenue Pattaya. Credit: Source

Dilengkapi juga dengan parkiran mobil yang bisa menampung puluhan bahkan ratusan mobil membuat kamu yang membawa mobil kesini tidak perlu gusar atau khawatir untuk menyimpan mobil dimana. Begitu juga dengan ketersediaan restoran-restoran akan membuat perut kamu dimanjakan dengan aneka sajian lokal maupun internasional.

Kalau kamu kurang terbiasa dengan sajian lokal maka bisa memilih menu dari Indonesia yang juga bisa ditemukan disini. Kamu tinggal bertanya kepada penjaga keamanan atau salah satu pelayan outlet mall dimana keberadaan resto yang menjual aneka masakan Indonesia.

Sedangkan kalau kamu ingin berbelanja di tempat yang barang-barang jualannya bis ditawar ya tinggal pergi ke pasar Pattaya. Disini kamu dapat menawar pelbagai barang diinginkan dengan sepuasnya. Harganya bisa lebih murah 10-40% ketika kamu berbelanja di pasar jalanan. Namun begitu, kamu juga jangan sampai hilang kewaspadaan karena ada banyak calo yang berkeliaran.

Toko buah di Mike Shopping Centre. Credit: Source

Selain itu, patut juga diperhatikan adat dan sikap kamu saat berbelanja dengan orang lokal. Sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu seperti apa etiket yang berlaku dan lazim dilakukan ketika bertransaksi dengan pedagang lokal.

Yang jelas hal umum yang harus dilakukan dan termasuk dalam etiket ketika belanja di pasar tradisional di Pattaya ialah tetap menyunggingkan senyum, berlaku sopan dan ramah, dan menawar dalam batas kewajaran.

Pasar jalanan yang paling populer di Pattaya ialah Soi Buakhao Pattaya yang biasa bukanya hari Selasa dan Jumat dan juga Pasar Thepprasit di dekat Sukhumvit Road yang merupakan pasar akhir pekan.

Pattaya Floating Market. Credit: Source

Begitu juga dengan Pattaya Floating Market yang tak boleh absen untuk kamu kunjungi. Selain itu, kamu juga akan menemukan toko-toko dan warung pinggir jalan yang menuju ke pantai Pattaya. Toko-toko itu menjual berbagai pakaian, lotion untuk melindungi dari sengatan sinar matahari, pakaian berenang dan lainnya. Itulah kondisi pasar dan pusat perbelanjaan di Pattaya.

Melihat Kemegahan Masjid Agung Palembang


Melihat Kemegahan Masjid Agung Palembang

Masjid Agung Palembang
Masjid Agung Palembang. Credit: Source

Masjid Agung Palembang adalah pusat dari kota Palembang, kota nya Wong Kito Galo. Mengapa disebut sebagai pusat dari kota Palembang? Itu dikarenakan masjid agung yang besar, megah, dan kokoh ini terletak di persimpangan Jalan Merdeka dan Jalan Jendral Sudirman, persisnya berada di kelurahan 19 ilir Palembang. Masjid ini adalah masjid terbesar dan tertua di kota Palembang, apalagi jika hari raya idul fitri dan idul adha, jalan disekitaran masjid ini pasti akan di tutup karena padatnya jemaat yang memilih sholat disana.

Tidak hanya itu, setiap bulan Ramadhan tiba, para pengurus masjid disana selalu menyediakan makanan berbuka puasa kepada setiap jemaat yang datang kesana sebelum magrib tiba. Namun, tidak hanya para pengurus masjid saja yang selalu menyediakan santapan berbuka seperti itu, terkadang ada beberapa orang yang sengaja hendak bersedekah yang menyiapkan semuanya di bantu oleh para penguruh Masjid Agung Palembang.

Sejarah Singkat

Masjid ini di rancang oleh 3 arsitektur dari Negara yang berbeda, yaitu Indonesia, China, dan juga dari Eropa. Masjid ini berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 15.400 meter persegi. Yang merupakan ciri atau bentuk arsitektur Eropa adalah pintu masuk di gedung baru masjid yang tinggi dan besar yang bergaya Mediterania dan Timur Tengah, lalu bentuk dari arsitektur China adalah atapnya yang berbentuk seperti atap klenteng.

Masjid Agung Palembang dengan arsitektur bergaya klenteng
Masjid Agung Palembang dengan arsitektur bergaya klenteng. Credit: Source
Nama lengkap Masjid ini adalah Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin, karena Masjid ini dibangun oleh Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo atau Sultan Mahmud Badaruddin I pada tahun 1738 sampai 1748, dengan luas awal sebesar 1080 meter persegi dan memiliki daya tampung 1200 jemaah.

Perluasan pertama terjadi pada tahun 1897, yang di pimpin oleh Pangeran Nataagama karta mangala Mustafa Ibnu Raden kamaluddin. Lalu pada tahun 1758 – 1774, di saat kota Palembang berada pada masa pemerintahan Sultan Ahmad Najamudin, di bangunlah sepasang menara yang letaknya terpisah di bagian sebelah barat. Lalu pada tahun 1893, 1916, 1950-an, 1970-an, sampai yang terakhir pada era pemerintahan Gubernur Sumatera Selatan, H. Rosihan Arsyad di tahun 1998 – 2003.

Terdapat beberapa keunikan dari Masjid ini, selain memiliki 16 tiang yang terdiri dari empat tiang soko guru dan 12 tiang penopang atap, Masjid Agung ini juga memiliki Kolam air yang sangat besar di halaman luasnya, ternyata kolam itu bukan sembarangan kolam, tetapi air untuk ber-wuddhu, dan terdapat sekitar 20 – 30 keran air di setiap sisi kolam. Selain itu, di Gedungnya yang Besar, dan megah itu ternyata Masjid agung ini terdiri dari 3 lantai, dimana selain untuk tempat sholat, juga bisa di gunakan untuk tempat bersantai – santai, dan spesialnya lagi, di lantai 3 gedung ini terdapat sebuah perpustakaan kecil, dimana kita bisa mempelajari semua ilmu kehidupan yang ternyata tidak lepas dari kehidupan islami.

Lokasi dan Akomodasi

Untuk menuju ke Masjid Agung ini, kamu bisa menentukan sendiri ingin menggunakan akomodasi apa. Bisa kendaraan pribadi sendiri ataupun menggunakan kendaraan umum. Jika kamu membawa kendaraan sendiri ada baiknya kamu datang langsung dari arah Jembatan Ampera, karena selain tidak perlu lagi memutar untuk parkir, kamu juga dapat melihat keindahan bangunan masjid agung ini dari depan.

Masjid Agung Palembang saat Pelaksanaan Shalat Ied. Credit: Source

Untuk bisa sampai ke masjid agung ini, selain menggunakan kendaraan pribadi, kamu juga bisa menggunakan angkutan kota (angkot) dan juga bis kota dari semua jurusan atau rute. Karena semua bis kota di kota Palembang ini rutenya selalu melintasi masjid agung ini. Antara lain bis kota jurusan Plaju-Perumnas, Kertapati-Perumnas, Ampera-Bukit besar dan masih banyak yang lain nya, dengan biaya ongkos Rp 2.500 untuk semua jurusan atau rute.

Ada pula angkutan kota yang beroperasi di seputaran masjid agung ini, kamu bisa menggunakan semua angkutan kota yang salah satu rute nya jurusan “Ampera”. Antara lain angkutan kota jurusan Ampera-Perumnas, Ampera-Lemabang, Ampera bukit besar, dan masih banyak lagi. Karena setiap angkutan kota yang menuju ampera sudah pasti melintas didepan masjid agung ini. Biaya ongkos dari angkutan kota ini sama saja dengan biaya ongkos dari bis kota yang telah kita bahas tadi yaitu Rp 2.500 per orang.

Namun, jika kamu menginginkan sebuah kenyamanan, kamu bisa menggunakan Transmusi untuk menuju ke Masjid Agung ini. Dengan rute Ampera-Alangalang Lebar atau rute Plaju-Palembang Square (PS Mall). Hanya dengan biaya ongkos Rp 4.000 per orang dari semua rute atau jurusan. Harga yang sesuai untuk fasilitas kenyamanan yang ditawarkan Transmusi kepada para penumpang.

Makanan

Jika kamu merasa lapar dan ingin mencari tempat makan disekitar masjid agung ini tidaklah sulit. Karena masjid agung ini terletak didekat Pasar tradisional yaitu Pasar 16 ilir Palembang. Ya, disana terdapat berbagai macam makanan terutama makanan khas kota Palembang diantaranya Pempek, Tekwan, Model, dll.

Jika kamu menginginkan martabak HAR kamu tinggal menyebrang lalu berjalan sedikit menuju ke jalan jendral sudirman, disana terdapat beberapa warung yang menjual martabak HAR. Dan jika kamu menginginkan mi celor khas Palembang, kamu harus berjalan agak jauh, atau sebaiknya kamu menggunakan angkutan kota rute Ampera-Lemabang, nanti ditengah-tengah perjalanan kamu akan menjumpai simpang 4 yang merupakan Pasar 26 ilir, nah disana kamu akan menjumpai warung “Mi celor 26 ilir” warung ini lah yang paling terkenal dengan mi celor nya di Palembang.

Tips berkunjung ke Masjid Agung Palembang

1. Berhubung ini adalah tempat ibadah, maka jagalah kebersihan dan selalu membuang sampah pada tempatnya, jagalah kenyamanan jemaah yang ada di dalamnya .

2. Berkunjunglah pada malam hari, dimana pada saat itu lampu-lampu di masjid agung sedang hidup, itu dapat menambah keindahan bangunan masjid tersebut di tambah dengan kombinasi air mancur yang sangat indah.

3. Jika kamu hanya ingin berkunjung, hindari hari jum’at atau hari besar islam. Karena sudah pasti di samping masjid ini jalanan macet karena sangat ramai.

Tuesday, November 29, 2022

6 Rekomendasi Hotel Di Dekat Simpang Lima Semarang


 

6 Rekomendasi Hotel Di Simpang Lima Semarang

Simpang Lima di Malam Hari
Simpang Lima di Malam Hari. Credit: Source

Semarang memang surganya kuliner. Mulai dari lunpia, nasi goreng babat, tahu petis, dan masih banyak lagi pilihan ragam cemilan dan makanan untuk memperkaya pengalaman lidah kita.

Berburu kuliner di Semarang rasanya kurang afdol kalo belum menjejakkan kaki ke daerah Simpang Lima. Memang, lapangan luas yang menghubungkan 5 jalan raya utama di ibukota Jawa Tengah ini merupakan tempat berkumpulnya para pedagang makanan dan minuman, terutama di malam hari.

Bagi seorang food traveler, alias pelancong yang hobi berburu kuliner lokal, Simpang Lima seringkali menjadi daya tarik utama. Bila kamu adalah salah satunya, idealnya kamu menginap di hotel-hotel yang berada di kawasan Simpang Lima ini. Tidak sedikit jumlahnya penginapan yang tidak jauh dari lapangan pusat kuliner malam ini. Range harga dan fasilitasnya pun bervariasi.

Nah bagi kalian yang berencana ke Semarang dan ingin mencari penginapan di sekitar lapangan Simpang Lima, berikut adalah beberapa referensi sekaligus review kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk kamu pertimbangkan.

1. Holiday Inn Express Semarang

Holiday Inn Express Semarang
Holiday Inn Express Semarang. Credit: Source
Lokasi: Jl. Ahmad Yani Semarang Central Java No. 145, Simpang Lima, Semarang, Indonesia

Holiday Inn Express adalah jaringan hotel yang ada di beberapa kota besar. Umumnya, hotel ini berada di lokasi yang sangat strategis. Termasuk juga hotel Holiday Inn Express yang ada di Semarang. Jaraknya hanya sekitar 3 menit berjalan kaki menuju lapangan Simpang Lima. Hotel bintang 3 ini memiliki desain interior yang cerah dan sangat elegan sehingga tampak menarik dan menyenangkan untuk dilihat.

Fasilitas yang ditawarkan hotel ini meliputi akses wifi gratis, TV layar datar dengan saluran kabel, mesin pembuat kopi di setiap kamar, iPod docking, dan kamar mandi yang bagus. Kamar suite dilengkapi juga dengan living room. Bagi perokok, tersedia juga beberapa kamar yang memperbolehkan tamu untuk merokok di dalamnya. Fitness center tersedia untuk 24 jam setiap hari. Selain itu, masih ada juga business center, meeting room, laundry, setrika, dan sebagainya.

Kelebihan:

  • Cukup dekat dengan Simpang Lima Semarang. Masih bisa diakses dengan berjalan kaki tanpa terlalu melelahkan.
  • Menyediakan jamu tradisional sebagai salah satu pilihan minuman waktu sarapan.
  • Semua ruangan terasa sangat luas, desainnya indah, terang, dan kebersihannya terjaga dengan sempurna.
  • Tersedia vending machine untuk minuman dan cemilan.

Kekurangan:

  • Area parkir di basement sempit dan agak merepotkan untuk mengatur keluar masuk kendaaan. Mungkin agak menyebalkan bagi orang yang belum terlalu mahir mengendarai mobil.
  • Variasi menu dan rasa makanan saat sarapan kurang beragam untuk ukuran hotel bintang 3
  • Tidak ada room service.
  • Tidak ada kolam renang. Padahal hotel bintang 3 seharusnya ada kolam renang.

2. Sumi Hotel

Suasana Kamar Sumi Hotel. Credit: Hotel Sumi Palace

Lokasi: Jalan Gajah Mada, No. 129 Simpang Lima, Simpang Lima, Semarang, Indonesia 50153

Dibanding hotel-hotel lainnya, mungkin Sumi Hotel adalah hotel yang lokasinya paling dekat dengan Simpang Lima. Keluar dari parkiran hotel, lapangan Simpang Lima langsung kelihatan di depan mata.

Sumi Hotel ini mempunyai konsep bangunan minimalis dan modern dengan desain bangunan yang menarik di area luar dan dalam gedung. Memasuki area lobby, kamu akan langsung menemukan meja resepsionis tepat di depan pintu masuk utama. Di sebelah kanan adalah lounge dimana para tamu menikmati sarapannya setiap pagi.

Fasilitas yang ditawarkan Sumi Hotel antara lain adalah akses wifi gratis, TV layar datar beserta saluran kabel, AC, dan sebagainya. Di area Hotel ini memiliki total hingga 79 kamar dengan berbagai pilihan. Di dekat area resepsionis, tersedia dua buah area lounge yang nyaman untuk bersantai yaitu berada di lantai dasar dan di lantai mezzanine.

Kelebihan:

  • Super dekat dengan Simpang Lima. Bahkan orang yang malas berjalan pun tidak akan keberatan untuk berjalan kaki dari hotel ke lapangan Simpang Lima itu sendiri.
  • Ruangan kamar cukup luas dan lega. Tidak terkesan sumpek.
  • Ranjangnya lebar. Buat orang yang tidurnya suka bolak-balik, kamar hotel ini akan terasa cukup nyaman. Bahkan single bed nya saja muat untuk dua orang meski jadinya agak sempit.
  • Kamar mandi tidak terlalu sempit dibanding hotel lain yang rate-nya sama. Lumayan bisa bergerak bebas.
  • Desain arsitekturalnya menarik.

Kekurangan:

  • Menu sarapan terlalu minim. Hanya nasi putih, satu lauk sederhana (waktu itu telur), satu menu sayuran. Tidak ada buah, apalagi hidangan pencuci mulut. Kasihan kalau ada tamu yang seleranya kurang cocok dengan menu itu karena tidak ada pilihan lain. Minuman hanya tersedia air putih, teh, dan kopi hitam.
  • Dinding kamar mandi hanya berupa kaca. Meski di ketinggian badan manusia kacanya buram, tetap saja akan terlihat dari ruang tidur. Kalau yang menginap suami istri sih bukan masalah. Tapi kalau teman atau mitra bisnis, mungkin akan merasa risih.
  • Staff tidak ramah dan bahkan agak judes terutama jika sudah malam hari.

3. Simpang Lima Residence

Suasana Kamar Simpang Lima Residence
Suasana Kamar Simpang Lima Residence. Credit: Tiket.com

Lokasi: Jalan Kh Ahmad Dahlan 6B, Simpang Lima, Semarang, Indonesia 50241

Sesuai dengan namanya, Simpang Lima Residence adalah hotel yang letaknya masih di kawasan Simpang Lima Semarang. Konsep dari hotel ini adalah hotel sekaligus bar dan café. Bar terletak di area lobby yang menyediakan berbagai pilihan minuman yang menarik.

Rooftop yang ada di bangunan depan merupakan sebuah café yang masih merupakan bagian dari hotel ini. Kebanyakan tamu dari hotel ini adalah traveler-traveler muda atau backpacker. Tak sedikit dari mereka yang merupakan food traveler.

Fasilitas yang ditawarkan Simpang Lima Residence antara lain akses wifi gratis, TV, satu set perlengkapan minuman, lemari beserta brankas mini, jasa laundry, jasa setrika, lounge area, dan sebagainya. Area parker berada di semi-basement dan area lobby utama berada di lantai dasar. Kamar tersedia di lantai semi-basement, dan dari lantai 2 hingga lantai 6 dengan berbagai pilihan kamar.

Kelebihan:

  • Pilihan menu sarapan sangat beragam. Mulai dari nasi, mie, nasi goreng, berbagai lauk dan sayur. Buah dan hidangan pencuci mulut pun bervariasi. Minumannya ada beberapa jenis jus, teh, dan kopi.
  • Tiap ruangan bisa diatur suhu dan tingkat kelembabannya sendiri.
  • Ada café dan bar. Cocok untuk bersantai sembari makan atau sekedar mengemil. Menu makanannya pun bisa dipesan untuk diantarkan ke dalam kamar. Ragam menunya juga sangat bervariatif.
  • Pada malam hari, di Jalan KH Ahmad Dahlan ini banyak pedagang jagung bakar khas Semarang. Ada juga warung Es Puter Congklik yang sangat legendaris. Warung Es Puter tersebut berada tepat di depan hotel. Pemburu kuliner pasti senang menikmati es puter dan jagung bakar ala Semarang di malam hari.
  • Untuk mencapai lapangan Simpang Lima juga bisa dengan berjalan kaki. Begitu pula kalau mau ke minimarket atau bahkan Mall Ciputra.
  • Jalanan dilewati oleh angkutan umum dan becak.

Kekurangan:

  • Ruangan kamar sempit. Pada beberapa kamar sulit sekali untuk dipakai sholat. Namun hotel ini menyediakan mushola sebagai solusinya.
  • Bukan hanya sempit, plafond pun cukup rendah. Sehingga ruangan jadi lebih terkesan sumpek.
  • Beberapa kamar bahkan tidak memiliki jendela.
  • Kamar mandi sempit sehingga ruang gerak sangat terbatas.

4. Hotel Horison

Hotel Horison Semarang. Credit: Source 
Lokasi: Jl KH Ahmad Dahlan No 2, Simpang Lima, Semarang, Indonesia

Bila ingin penginapan yang lebih wah, pilihan berikutnya yang sangat dekat dengan lapangan Simpang Lima Semarang adalah Hotel Horison. Jaraknya hanya beberapa langkah saja. Hotel ini termasuk hotel berbintang yang paling laris di kawasan Simpang Lima, baik itu untuk tujuan wisata maupun bisnis.

Karena merupakan hotel bintang empat, bangunan hotel ini tampak sangat menarik dan fasilitasnya pun serba lengkap. Mulai dari kolam renang, fitness center, karaoke, dan meeting room, ada semua. Restaurant tersedia untuk berbagai ragam kuliner. Pertunjukkan music live juga disediakan untuk menghibur para tamu.

Kelebihan:

  • Desain arsitekturalnya bagus dari segi eksterior dan interior
  • Kolam renangnya luas, indah, dan nyaman. Di sekitar kolam banyak tempat untuk duduk dan bersantai.
  • Pilihan menu makanan sangat variatif
  • Fasilitas super lengkap

Kekurangan:

  • Parkiran sempit dan harus menggunakan valet. Valetnya sendiri seringkali memakan waktu lama.
  • Lokasinya dekat dengan Simpang Lima, tapi view jendela tidak menghadap ke sana. Sayang sekali.
  • Kualitas pelayanan tidak stabil. Kadang bagus, kadang jelek.
  • Air panas di kamar mandi kadang tidak bisa diatur sesuai keinginan.

5. Damai Residence

Damai Residence Semarang. Credit: tiket.com

Lokasi: Jl. MT Haryono (Perempatan Bangkong) No. 854-856, Simpang Lima, Semarang, Indonesia 50124

Terletak di perempatan Bangkong, Damai Residence adalah sebuah hotel yang bertempat di sebuah bangunan kuno. Konon, bangunan ini sudah berdiri sejak sekitar tahun 1900. Awalnya bangunan ini adalah rumah tinggal milik orang Belanda.

Setelah kemerdekaan, kepemilikannya diambil alih oleh warga Indonesia dan dijadikan sebagai tempat praktek dokter, rumah bersalin, parik kecap, tempat les bahasa Inggris, dan sekarang hotel. Gaya arsitektural dan interiornya yang sangat bernuansa kolonial ini tidak dirubah sedikitpun, bahkan justru dijadikan sebagai daya tarik utamanya.

Fasilitas yang ditawarkan hotel ini antara lain adalah TV layar datar dengan saluran kabel, AC, wifi gratis, laundry, dan room service yang siap sedia selama 24 jam. Karena bangunannya tidak begitu besar, tidak banyak kamar yang tersedia di sini. Total ada sebanyak 23 kamar yang terbagi menjadi 5 kamar Platinum, 6 kamar Gold, dan 12 kamar Silver.

Kelebihan:

  • Arsitektural bangunan yang unik dan menarik. Ada banyak spot yang bagus untuk berfoto-foto ria.
  • Dekat dengan Warung Soto Bangkong khas Semarang yang legendaris, salah satu menu wajib para pemburu kuliner.
  • Jendela kamar sangat lebar jadi ruangan terasa terang dan tidak sumpek.
  • Tersedia mesin cuci yang bisa dipakai para tamu secara gratis.
  • Semua ruangan sangat luas baik itu lobby, tempat parkir, dan bahkan kamar tidur. Cocok untuk menginap bersama keluarga terutama yang punya anak-anak.
  • Staff hotel, terutama pengelolanya, sangat ramah dan baik hati. Bersedia memberikan info dan tips seputar wisata, kuliner, dan transportasi umum di Semarang.

Kekurangan:

  • Kalau mau jalan kaki ke Simpang Lima lumayan jauh juga. Cukup melelahkan bagi orang yang tidak terbiasa berjalan kaki.
  • Beberapa area di hotel ini justru terkesan mistis dan agak angker saking kunonya. Misalnya seperti sumur tua yang dibiarkan menganga di belakang rumah atau area menuju parkiran mobil. Orang yang takut horror mungkin akan merasa tidak nyaman dengan ini.
  • Wifi hanya bisa diakses di lobby saja. Jadi, kamu tidak bisa browsing internet gratis ketika berada di dalam kamar. Tidak praktis, mengingat rata-rata orang sukanya browsing sembari bersantai atau tiduran di kasur.

6. Hotel Ciputra Semarang

Hotel Ciputra Semarang
Hotel Ciputra Semarang. Credit: Source

Lokasi: Jalan Simpang Lima – PO Box 1288, 50134 Semarang, Indonesia

Dari semua hotel-hotel di kawasan Simpang Lima Semarang, Hotel Ciputra merupakan hotel berbintang lima yang letaknya paling dekat dengan lapangan Simpang Lima, yaitu tepat di seberang jalan. Hotel ini juga sudah sangat lama berada di situ sehingga sudah terkenal.

Fasilitas hotel yang tersedia sangat lengkap. Kolam renang berada di rooftop depan. Fitness center, restaurant, dan meeting room disediakan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan para tamunya. Kamar dilengkapi dengan wifi, TV layar datar dengan saluran kabel, kamar mandi yang nyaman, dan masih banyak lagi.

Kelebihan:

  • Mau ke Simpang Lima tinggal menyeberang jalan.
  • Jendela kamar menghadap langsung ke lapangan Simpang Lima yang ramai dan sibuk. Kalau malam hari terlihat indah.
  • Hotel tersambung dengan Mall Ciputra. Gampang kalau mau shopping, ke restaurant, arena bermain anak, dan masih banyak lagi.
  • Mau kemana-mana mudah saja. Di depan hotel tersedia berbagai pilihan transportasi mulai dari becak, taksi, bahkan angkot dengan berbagai jurusan pun ada.
  • Fasilitas paling lengkap. Kalau mau hotel mewah yang paling dekat dengan Simpang Lima, ya hotel ini jawabannya.

Kekurangan:

  • Varian menu sarapan terlalu sedikit untuk ukuran hotel bintang 5. Pilihan makanan yang ada pun juga kurang mewah.
  • Bangunan terlalu tua dan kurang terawat. Beberapa bagian perlu direnovasi agar tampak indah kembali.
  • Kamar mandi sebagian mengalami penurunan kualitas seperti bath tub usang, keran bocor, handuk sudah agak kusam, dan sebagainya. Perlu diperbaiki atau diganti.
  • Sistem kedap suara di kamar kurang maksimal. Kadang masih terdengar suara-suara dari luar yang cukup mengganggu kenyamanan.

Simpang Lima adalah kawasan yang strategis. Bukan hanya karena dekat dengan pusat kuliner malam. Namun, titik ini juga merupakan titik lalu lintas yang sibuk. Mau kemanapun kamu pergi, pasti ada angkutan umum yang lewat tempat ini dan bisa membawamu ke tempat tujuanmu itu. Jika tidak ada angkot, masih ada banyak becak dan taksi yang bisa menjadi alternatif.

Banyak orang mengira bahwa tempat strategis seperti ini tidak mungkin ada penginapan yang murah. Faktanya, dari yang murah sampai yang sangat murah pun ada. Mau yang mahal dan sangat mahal pun juga ada. Itulah hebatnya kota Semarang. Dan satu lagi. Meski merupakan persimpangan dari 5 jalan raya yang sibuk, titik ini tidak pernah mengalami kemacetan panjang seperti Jakarta.